Saturday, August 15, 2020

Sixth Singularity - Camelot (Chapter 6)

Chapter 6 – Petualangan di Desa Timur

Roman
Kurasa kita sudah mendaki lebih dari 3 bukit? Kita tampaknya sudah cukup dalam sekarang…

Rushd
Iya, tapi kita hampir sampai di desa. Aku ingat wilayah ini.

Mashu
Oh? Kau tahu desa tujuan kita?

Rushd
Yeah. Ibu membawaku ke sini sebelumnya. Dia bilang padaku untuk datang ke sini jika aku mendapat kesulitan.

Pria Pengungsi
Yeah. Semua yang tinggal di pegunungan meninggalkan Tanah Suci karena beberapa alasan. …Meski begitu, mereka tetap membangun desanya cukup dekat. Mereka masih ingin beribadah sedekat mungkin ke Tanah Suci.
Itulah desa timur yang kita tuju. Kuharap mereka mengizinkan kita masuk…

Roman
…Jadi begitu. Bahkan para orang Saracen punya alasan mereka sendiri mengenai Tanah Suci… Namun, sekarang setelah Kota Suci dibangun di sana, masalahnya ada pada hal lain…

Bedivere
…Pondasi iman mereka dirampok di depan mata mereka sendiri… Itu artinya mereka telah kehilangan lebih dari nyawa mereka sendiri…

???
Apa yang kau tahu? Kau seorang kesatria yang mencemari Tanah Suci kami.

Mashu
Master! Aku telah mendeteksi seorang Servant!

Roman
Apa? Dari mana kau t-------
Assassin! Berhati-hatilah, Ritsuka!

???
Apa yang kalian inginkan dari desa kami, orang luar? Kalian bahkan membawa kesatria untuk pertunjukan… Apa kalian di sini untuk merebut harapan terakhir kami?

Pilihan jawaban
a.       Kami melarikan diri ke sini
b.      Bedivere bukan seorang Kesatria Meja Bundar.

???
Hmph. Sudah jelas… Kami sudah mengawasi kalian sejak kalian memasuki pegunungan.
-----------Sudahi basa-basinya. Kami sudah tahu kenapa kalian di sini. Kami mendapat laporan dari pengintai kami. “Pemuda asing menyelamatkan kawan-kawan kita”, kata mereka.

Roman
Itu hebat! Sekarang tak akan ada kesalahpahaman!
Kau Servant Assassin? Ceritanya agak panjang, tapi kami---------

???
DIAM! Kau bukan apa-apa, pecundang. Jangan ikut campur!

Roman
Ahhh, maaf, maafkaaaaaaan akuuu!

Pria Pengungsi
Tunggu, Penguasa Gunung. Orang-orang ini melindungi kami sepanjang perjalanan. Kami dikejar oleh Kesatria Meja Bundar. Bisakah anda melindungi kami di desa anda? …Aku tahu ingin kedengarannya egois, karena kami juga telah mengainaya anda sampai saat ini… Namun kumohon. Beberapa di antara kami terluka, yang lain hamil… Ini adalah satu-satunya tempat yang bisa kami cari…

???
…Baiklah. Selama kalian memiliki rasa bersalah. Orang-orang di desa ini semuanya memiliki hati yang sederhana dan baik.  Mereka sendiri tidak percaya bahwa mereka dianiaya oleh penduduk Tanah Suci. …Yang perlu kalian lakukan adalah membalas sifat baik mereka.

Pria Pengungsi
…Maaf. Terima kasih. Terima kasih!

???
Namun…beda ceritanya soal orang-orang asing itu. Kami tidak bisa membiarkan kalian masuk ke desa, atau pun membiarkan kalian pergi. Setelah kalian pergi, apa yang menghentikan kalian dari menjual kami kepada para kesatria?

Mashu
Senpai tidak akan pernah melakukan itu! Jika anda ingin kami pergi, maka itu yang akan kami lakukan!

???
…Sayangnya, warga mempercayakan desa ini padaku. Aku tidak dalam posisi untuk mempercayai cerita kalian tanpa bukti. --------Gunakan senjata. Ini bukan pembunuhan, tapi pertarungan. Jika kalian ingin hidup, sebaiknya kalian menumbangkanku terlebih dahulu!

Mashu
…Dia menggunakan kuda-kuda bertarung! Master!

Pilihan jawaban
a.       Bagian bilah datar lagi, Mashu!
b.      Jangan tebas mereka dengan senjatamu, Beddy!

Bedivere
Beddy? Yha, aku memang punya nama panjang… Baiklah!

[fight]
???
Ugh! Aku yang kalah duluan!? Tak bisa kupercaya!

Mashu
Assassin sudah dinetralkan! Kita mendaratkan beberapa serangan yang sangat bagus, jadi dia tak akan bergerak dalam waktu dekat!

???
Gah, ugh! Rasanya seolah-olah aku dipukul dengan batang kayu di perut! Tak kusangka kalau aku, Cursed Arm Hassan, bisa dipojokkan seperti ini! Kupuji kalian. Kalian pasti Kesatria Meja Bundar berperingkat tinggi.

Bedivere
Tidak. Seperti yang sudah kukatakan, aku bukan bagian dari mereka… dan aku juga bukan peringkat tinggi… Namun…

Fou
Fou. Fooou!

Cursed Arm (revealed)
Namun, meski setiap tulang di tubuhku hancur, aku tak akan tinggal diam! Apa artinya ini, Kesatria Meja Bundar!?

Rushd

???
Ayolah… Makhluk biasa tidak akan bisa berdiri jika seluruh tulangnya hancur. Bahkan Tuhan anda tidak mengharapkan pengabdian seperti itu.
Pertandingannya sudah berakhir. Aku mengerti kekecewaan anda, tapi kenapa anda tidak mengakuinya, Tuan Cursed Arm?

Cursed Arm
Anda… Tuan Arash. Iya… tapi… tetap saja, anda tahu…

Arash (revealed)
Apa tidak benar bahwa mereka menyelamatkan para pengungsi? Maksudku, kemarin, anda senang dengan hal ini seolah-olah itu terjadi pada anda. “Luar biasa! Hebat! Aku tak bisa menemukan kata-kata untuk menyatakan rasa terima kasihku! Apakah ada yang lebih mengembirakan dari ini?” Itu kata-kata anda, kan?

Cursed Arm
I-Itu sebelum aku tahu siapa orang-orang ini! Aku tidak bisa mengucapkan terima kasih kepada seorang anggota Meja Bundar!

Arash
Oh, biarkan saja. Orang-orang ini tampaknya tidak bersekongkol dengan mereka. …Jadi kenapa anda tidak bisa setia pada kata-kata anda? Anda tahu, “Aku harus memberikan sebuah rangkulan terima kasih!” dan sejenisnya?

Mashu
U-Umm… Rangkulan, seperti… pelukan? Kenapa…
Baik. Dengan senang hati, Tuan Assassin.

Bedivere
Huh? T-Tunggu… Aku belum siap secara mental…

Pilihan jawaban
a.       Ayo!
b.      …Bukankah pria tengkorak itu terlalu baik?

Cursed Arm
Hmph… Bagaimana mungkin aku, Cursed Arm Hassan, punya mulut seperti itu!? Benar-benar yang terparah dalam setengah tahun ini!

Roman
Hahaha. Setiap 6 bulan sekali? Lumayan rutin. Mungkin Assassin itu membuat terlalu banyak kesalahan ceroboh.

Cursed Arm
Berisiiiik! Kau bahkan tidak akan tahu kalau kau akan tetap hidup 6 bulan dari sekarang!
…Tidak, tidak. Aku, dari semua yang ada di sini, kehilangan kesabaran.
Kau yang di sana, si Master. Siapa namamu?

Pilihan jawaban
Aku Ritsuka

Cursed Arm
Itu tampaknya adalah nama sejatimu. Yha, tidak ada nama seperti itu di antara Kesatria Meja Bundar. …Baiklah. Aku percaya saat kalian bilang kalau kalian bukan anggotanya. Namun, memasuki desa adalah hal yang berbeda---------

Rushd
Ritsuka menyelamatkan kami, Tuan Wajah Tengkorak! Jadi tolong berhenti bertarung. Aku tidak suka melihatmu seperti itu.

Cursed Arm
Wah wah… Siapa lagi kalau bukan Rushd! Di mana ibumu? Salia tidak ikut bersamamu?

Rushd
Tidak, kami berpisah. Mereka bilang Ibu tidak ada di sini.

Cursed Arm
…Itu artinya-------

Mashu

Bedivere

Cursed Arm
…Begitu ya. Terima kasih karena dibuat repot. Salia aslinya berasal dari desa ini. Ayahnya menolak, tapi dia menikah dengan keluarga di Tanah Suci. …Benar-benar ironi. Itu adalah masa lalu yang kubuang, sebuah kisah yang tidak punya hubungan dengan diriku sebagai seorang Heroic Spirit… Tak kusangka aku telah dipanggil di zaman aku hidup. …Ini sulit. Terlalu sulit bagi yang tidak berpengalaman…

Arash

Cursed Arm
…Baiklah. Kami akan membayar hutang ini. Aku memberi kalian izin masuk ke desa kami. Tuan Arash, tolong tunjukkan mereka keadaan sekitar. Aku harus menyiapkan tempat untuk teman baru kita tinggal. Dengan tambahan 50 orang, mungkin seluruh warga desa harus membantuku… *walks away*

Arash
…Jadi begitu. Pantas saja dia sangat tahu tentang daerah ini. Pria itu dipanggil kembali ke daerah asalnya… Bagaimana pun, tak ada gunanya memikirkannya. Maaf menunggu! Aku adalah Arash. Seperti yang kalian lihat, aku seorang Servant Archer.
Apa kalian tidak lelah dalam perjalanan? Akan kutunjukkan desa kami. Kami menjalani kehidupan yang sederhana, jadi kami tidak bisa memberikan jamuan selamat datang…

>>>Fast forward>>>
>>>Switch>>>
Bedivere
Ini desa gunung rahasia? Luar biasa! Namun… Namun kami tidak bisa melihatnya dari pegunungan… Bagaimana kalian bisa melakukannya tanpa Bounded Field!?

Arash
Itulah kebijaksanaan orang gunung. Mereka belajar cara menyembunyikan diri di pegunungan. Kecuali kalian akrab dengan ini, mustahil untuk menemukan tempat ini. Alasan kenapa Cursed Arm tidak ingin menunjukkan pada kalian…adalah untuk memastikan lokasinya tetap tersembunyi.

Roman
Ah, itu masuk akal. Desa ini tidak memiliki perlindungan sihir, jadi jika ditemukan… Yha, semuanya akan berakhir. …Ditambah sepertinya mereka hidup dengan susah di sini. Mereka mungkin tidak kelaparan, tapi… juga tidak ada ruang lapang. Tetap saja, orang yang hidup di sini belum menyerah pada perasaan mereka terhadap Tanah Suci. Orang-orang gunung ini… Para kesatria di Kota Suci… Mereka seperti minyak dan air.

Bedivere
…Benar, seperti yang Tuan Roman katakan, dan sekarang perasaan itu diinjak-injak… Aku bukan kesatrianya Raja Singa, tapi aku berhubungan dengan Meja Bundar. …Bagi mereka untuk mengundang orang sepertiku…

Arash
Jangan terlalu dipikirkan. Orang-orang di sini tidak berprasangka hanya karena kepercayaanmu berbeda. Mungkin akibat dari kehidupan yang keras. Kita bisa tahu mereka yang mengalami perjalanan sulit dalam sekali lihat.
Tuan Kesatria… Kesampingkan penampilan dan statusmu, caramu menjalani hidup sangat cocok dengan penduduk di sini.

Bedivere
Caraku menjalani hidup? Aku tidak punya sesuatu untuk dibanggakan…

Fou
Fou!

Pilihan jawaban
a.       Omong-omong, bagaimana denganmu, Arash?
b.      Apa kau Heroic Spirit dari sekitar sini?

Fou
B’foooou!

Arash
Wow, langsung ke intinya! Bertanya apa aku dari sekitar sini, ya? Iya, ini pernah jadi daerah asalku, tapi zamannya sedikit berbeda. Namun, seperti yang kau lihat, aku hanya Archer biasa. Anggap aku Servant rendahan.

Roman
(Syukurlah Arash punya kepribadian yang sangat terbuka… Tetap saja, ketidaktahuan bisa jadi mengerikan… Nama Arash mungkin tidak begitu dikenali, tapi di Asia Barat dialah yang terpikirkan ketika kita mendengar kata “pemanah”. Terlebih lagi, dia adalah salah satu dari sedikit pahlawan hebat yang dihormati Ozymandias…)

Arash
Terus, bagaimana denganmu? Aku belum pernah melihat seorang Master manusia di sini sebelumnya. Ceritakan tentang perjalananmu sejauh ini. Kau tampaknya dilahirkan di bawah bintang yang cukup istimewa.

>>>Fast forward>>>
Roman
--------Dan itulah yang membawa kami ke sini. Chaldea adalah organisasi yang didedikasikan untuk memperbaiki insinerasi umat manusia, dan Ritsuka adalah satu-satunya Master Chaldea.

Arash
Begitu ya… Chaldea, dan Pondasi Umat Manusia. Menarik, benar-benar menarik! ---------Tunggu, itu bukan bahan tertawaan! Kalian punya beban besar di pundak kalian!

Mashu
Umm, yeah… Jika kau mengatakannya seperti itu. Kan, Senpai?

Pilihan jawaban
a.       Aku sudah terbiasa dengan tindakan yang tidak masuk akal. Kan, Romani?
b.      Itu sulit bagi semua orang

Roman
Hahaha, mendengar itu membuat perasaanku nyaman. Ritsuka, saat kau kembali, aku akan memberimu salah satu roti manis berhargaku!

Mashu
Dokter… Kuyakin kalau Senpai tadi memprotes.

Roman
…Yeah. Maaf. Aku benar-benar minta maaf…  Saat Chaldea benar-benar pulih, aku akan memberimu bonus besar.

Arash
Aku tidak benar-benar merasa kalau itu mendesak… Meski kurasa itu lebih baik daripada ribut.
Jadi pria yang di sana juga dari Chaldea? Sebagai kawan… er, mantan Kesatria Meja Bundar, kau di sini untuk menginvestigasi rencana mereka?

Bedivere
Tidak… Aku bertemu Ritsuka di gurun. Kami bertemu lagi di gerbang Kota Suci, dan aku menemani mereka sejak saat itu.

Arash
…Hmm. Jadi, kau hanya kebetulan menuju tujuan yang sama, eh…

Pilihan jawaban
Maksudnya apa?

Arash
Maksudnya kalian berdua tidak memiliki tujuan yang sama, meski jika kebetulan bersama untuk saat ini…
Tidak penting. Pokoknya, aku menyambut kalian. Terima kasih telah melakukan perjalanan panjang. Pertama, kalian perlu menempatkan lingkaran pemanggilan, kan? Leyline di sini bagus. Ayo kita selesaikan.

Fou
FOU!!

Roman
Bagaimana bisa kau tahu sebanyak itu!? Heroic Spirit ini benar-benar tajam!

Mashu
Membentuk lingkaran pemanggilan. Ah, tapi… apa boleh tanpa meminta izin dari Assassin?

Arash
Jangan khawatirkan itu. Cursed Arm cuma benci di mulut, tapi sudah menganggap kalian sekutunya.

Mashu
Itu… Itu membuat kamu sangat senang. Dia sebenarnya orang yang baik, meski wajahnya selalu begitu. …Oh, “wajah” yang kumaksud, uh…
Bedivere
Ap-Apa…!?

Mashu
…Selesai. Biasanya, Da Vinci akan memanjakan kami dengan beberapa basa-basi…

Arash
Sudah tenang? Bagus, sekarang giliranku bicara. Kalian akan tinggal di desa ini untuk sementara waktu, kan? Ini adalah tempat sempurna untuk menghindar dari Kesatria Meja Bundar. Selama kalian di sini, kalian akan aman. Ditambah kalian bisa mengumpulkan beberapa info juga.
Kau yang di sana, Tuan Kesatria. Kau sepertinya cukup kelelahan. Kau butuh markas di suatu tempat.

Bedivere
Tidak masuk akal. Setelah aku mengantar warga dengan aman, aku berniat untuk kembali ke Kota Suci sendirian.

Pilihan jawaban
a.       Kau pergi sendiri?
b.      Kau lebih memilih pergi sendiri?

Bedivere
Oh… bukan, bukan itu maksudku. Aku, umm… Maaf… Terima kasih banyak.

Roman
Yeah, Ritsuka benar. Bertindak sendiri bukan ide yang bagus, Bedivere. Spirit Originmu terlihat mengerikan. Aku hanya bicara tentang apa yang kulihat dari sini, tapi Spirit Originmu terlalu labil. Apa yang telah kau lalui? Spirit Originmu sangat tidak stabil, terlihat seperti mosaik!

Arash
Kau dengar itu? Pokoknya, kau butuh tempat untuk bersantai.
Jadi, kalian… Apa kalian keberatan membantu beberapa pekerjaanku? Di sekitar desa cukup mengganggu. Bandit dan monster berkeliaran. Jika kalian bisa mengalahkan mereka, penduduk desa akan merasa jauh lebih nyaman. Kalian akan mendapatkan kepercayaan mereka, dan merasa luar biasa! Kurasa ini saling menguntungkan. Bagaimana? Mau berburu denganku?

Pilihan jawaban
a.       Jika itu berarti bisa mendapatkan kepercayaan
b.      Kunantikan itu, Arash

Arash
Respon luar biasa. Ayo berangkat!
Kau beristirahatlah, Tuan Kesatria. Awasilah desa menggantikanku.
Pertama, ayo kita singkirkan monster yang berkumpul di sumber mata air di tengah gunung. Aku mengandalkanmu, Master!

Pilihan jawaban
a.       Sudah memanggilku Master!?
b.      YEAH!

Mashu
Benar. Kau memang cepat, Arash!

>>>Fast forward>>>
Arash
Kerja bagus hari ini! Sepertinya kalian sudah terbiasa bertarung di pegunungan, Mashu, Ritsuka!

Rushd
Selamat datang kembali, Ritsuka, Mashu!

Mashu
Kami kembali, Rushd. Apa yang sudah kau lakukan hari ini?

Rushd
Hari ini kami membuat bak air baru! Kudengar akan ada kuda baru datang dengan segera dari desa di barat!

Arash
Bak air untuk kuda? Namun yang lebih penting, Rushd, tak ada “selamat datang kembali” untukku?

Rushd
Oh, ternyata kau, Arash… Baiklah, selamat datang kembali.

Arash
Apa… Kenapa tiba-tiba begitu canggung?

Rushd
Karena itu nama palsu. Bagaimana mungkin namamu Arash?

Arash
Kok… Namaku Arash, satu-satunya! Ini yang akan terjadi pada anak kecil yang meragukanku! *tickling*

Rushd
Ah---------!? Berhenti mengelitik pinggangku, benar-benar geli!

Mashu
Arash sangat akrab dengan anak-anak. Rushd selalu tersenyum ketika berada di dekatnya.

Pilihan jawaban
a.       Dia juga senyum ketika berada di dekatmu, Mashu
b.      Mungkinkah hatinya masih seperti anak-anak?

Mashu
Aku senang mendnegarnya. Namun, kita masih belum mengatakan yang sebenarnya pada Rushd…

Roman
…Meski begitu, kalian sudah berada di desa ini selama seminggu. Sepertinya kalian sudah tidak dikejar para Kesatria Meja Bundar.

Mashu
…Benar. Apa yang harus kita lakukan sekarang? Kita tidak mungkin bertatap muka dengan Raja Singa. Jika kita menuju ke Kota Suci, kita harus bertarung dengan para Kesatria Meja Bundar. Kita saat ini kekurangan kekuatan untuk melakukannya. Selain itu… Kita tidak bisa meninggalkan tempat ini begitu saja. Kondisi kehidupan penduduk desa terlalu buruk. Mereka bahkan tidak punya cukup makanan untuk besok. Jika kita pergi, Arash mungkin akan jadi satu-satunya yang bisa berburu…

Roman
…Benar. Namun, kita juga harus bersiap. Pertarungan melawan Kesatria Meja Bundar mungkin tak terhindarkan jika kita ingin menghadap Raja Singa dan mendapatkan beberapa jawaban.

Pilihan jawaban
a.       Aku masih tidak mengerti…
b.      Apa Raja Singa benar-benar musuh kita?

Bedivere
Ah, di sini kau rupanya, Ritsuka. Aku senang mengetahui perburuannya berjalan lancar juga hari ini. Oh, dan Mashu… Apa kau punya waktu luang sebeum tidur?

Mashu
Huh? Aku? Bukan Senpai?

Bedivere
Iya. Ini masalah pribadi, jadi ayo kita pergi ke tempat lain. Ritsuka, jangan ragu untuk ikut.

>>>Fast forward>>>
>>>Switch>>>
Bedivere
Mashu Kyrielight. Itu nama lengkapmu, benar?

Mashu
Iya, itu benar… Ada apa?

Bedivere
Maafkan aku jika ini tampak agak tidak sopan, tapi nama itu… Apa itu nama sejatimu sebagai seorang Heroic Spirit?

Mashu
Itu…

Bedivere
Aku sepenuhnya sadar kalau biasanya, ini bukan sesuatu yang seharusnya kutanyakan pada Servant. Namun, aku harus tahu. Maafkkan sikapku.

Mashu

Pilihan jawaban
a.       Kau harus memberitahunya
b.      Tidak perlu memberitahunya

Mashu
…Terima kasih, tapi aku baik-baik saja, Master.
Sir Bedivere. Aku… bukan Servant sungguhan. Aku adalah Demi-Servant. Lengkapnya, aku adalah hasil dari perpaduan antara manusia dan Heroic Spirit. Mashu Kyrielight hanyalah namaku sebagai manusia. Sementara “nama sejati”ku… Heroic Spirit yang menyatu denganku memudar tanpa memberitahuku. Karena itu, aku tidak tahu Heroic Spirit seperti apa aku ini. Aku bahkan tidak tahu nama sejati Noble Phantasmku. Karena itu, output Noble Phantasmku… jauh lebih rendah.

Bedivere
…Begitu ya. Terima kasih banyak karena telah berbagi ceritamu. Aku meminta maaf lagi karena sikapku. Semua keraguan yang kumiliki sekarang sudah menghilang.

Mashu
Tidak, tolong jangan khawatirkan itu. Aku telah… Aku telah kehilangan identitasku sendiri, jadi…

Roman
Benar. Masuk akal kalau bagi seorang Servant untuk penasaran dengan keberadaan Demi-Servant. Jika tidak, semua Heroic Spirit yang kami temui sejauh ini mungkin adalah pengecualian. Mereka semua tidak diragukan lagi menerimamu. Mashu adalah Servant, tapi bukan Heroic Spirit. Sir Bedivere. Hal itu sudah mengganggumu selama ini, kan?

Bedivere
…Iya. Jujur, aku tidak yakin apa kau kawan atau lawan. Namun, jawabanmu sudah membersihkan keraguan dalam pikiranku. Sekali lagi terima kasih, Nona Mashu… *bow down*

Mashu
B-Baik.

Pilihan jawaban
a.       No-Nona?
b.      I-Itu baru tanda seorang kesatria sejati…

Fou
Fou, fooou!

Roman
Ahh, permintaan maaf dengan menekuk satu lutut! …Oh, bukan. Lebih seperti seorang kesatria yang membungkuk kepada seorang wanita bangsawan, kurasa…

Mashu
W-Wanita bangsawan… Um, aku merasa sedikit… tidak nyaman dipanggil begitu…

Bedivere
Itu bukan untuk menebus perilaku tidak sopanku, tapi menunjukkan rasa hormat sepenuhnya. Atas banyak pertempuran yang telah Ritsuka dan anda lalui. Kalian berdua di sini untuk menyelamatkan dunia. Itu kebenarannya.

Mashu
T-Tidak. Senpai, tentu, tapi… aku hanya Demi-Servant yang Senpai lindungi…

Bedivere
Tidak, nona. Aku meragukannya.

Mashu
…Nona…

Bedivere
…Selama Heroic Spirit anda tidak berbicara, begitu pula denganku. Namun, ada yang harus kukatakan pada anda… Sebagai rekan Kesatria Meja Bundar.

Mashu
!

Pilihan jawaban
a.       Mashu itu Kesatria Meja Bundar!?
b.     

Mashu
Tunggu, Bedivere. Apa kau tahu Heroic Spirit yang bergabung denganku!?

Bedivere
Tentu saja. Bukan hanya aku. Kuyakin semua Kesatria Meja Bundar yang sudah bertemu dengan anda berpikir demikian. Kesatria yang memberi anda Noble Phantasm itu adalah orang sespesial itu. Dialah yang paling kuat, paling bijak, dan paling pemberani dari semuanya---------- Satu-satunya yang dengan bangga memilih jalan spiritual dan berhati-hati daripada kekuatan dan kecakapan bela diri. Aku berdoa agar anda sendiri dapat menemukan nama sejatinya.

Mashu
…Yang artinya kau… tidak akan memberitahuku.

Bedivere
Benar. Jawabannya pada dasarnya sudah berada di hadapan anda, tapi takdir anda sendirilah yang akan menemukannya. …Namun, selama Heroic Spirit di dalam tubuh anda adalah seorang Kesatria Meja Bundar, ada masalah lain. Contoh, apa anda bisa melawan mantan rekan anda?

Mashu
…Yha, aku…

Pilihan jawaban
a.       Jadi itu sebabnya ketika kita bertarung melawan Gawain…
b.      Mashu terlihat sedang kesakitan

Mashu
…Iya. Saat aku melihat dinding Kota Suci, dan saat aku melawan Sir Gawain, tubuhku berteriak. “Ini salah… Ini tidak mungkin perbuatan Raja Arthur”. Itu yang dikatakannya padaku…

Bedivere
…Ya, itu benar. Apa yang sang raja lakukan di negeri ini sudah pasti bukan apa yang akan dilakukan oleh Raja Arthur yang kami kenal.
…Izinkan aku untuk berterus terang. Tak peduli apa yang harus kukorbankan, aku AKAN mengalahkan Raja Singa. Itu sebabnya aku sampai sejauh ini. Itu sebabnya aku hidup sampai sekarang  Namun, bagaimana dengan kalian? Dan teman kalian? Jika tujuan kalian adalah memperbaiki zaman ini, mungkin tidak perlu sampai menghadapi Raja Singa.
…Aku akan tinggal di desa ini dan meminta Hassan-i Sabbāh untuk meminjamkan kekuatannya padaku. Baik Tuan Hassan dan aku adalah pemberontak di mata Kota Suci. Mereka tanpa ampun akan berusaha menghabisi nyawa kami. Namun, kalian masih netral. Jika kalian menyerah sekarang, mungkin belum terlambat. Meski begitu--------apakah kalian akan tetap bertarung? Melawan para Kesatria Meja Bundar? Melawan Raja Singa yang kuat?

Pilihan jawaban
a.       …Tentu saja
b.      Raja Singa salah

Mashu
…Tepat sekali, Master. Kami akan melawan Raja Singa. Tentu saja kami meghargai nyawa kami, tapi lebih dari itu-------- Aku tidak bisa mengabaikan apa yang Raja Singa lakukan di Kota Suci. Ini melampaui tanggung jawabku sebagai seorang kesatria. Ini sesuatu yang harus dilakukan untuk membalas semua yang tinggal di sini. Untuk semua yang kehilangan nyawa di gerbang itu.

Pilihan jawaban
Mashu…

Bedivere
--------Luar biasa. Kuyakin bahkan para kesatrianya raja akan meminjamkan kekuatan mereka pada kalian. Itu saja yang ingin kukatakan. Aku minta maaf karena melampaui batasanku. Aku akan memberitahu Tuan Hassan semuanya besok. Apa dia mengizinkanku bertarung di sisi mereka, bahu-membahu… Apa pun yang dia putuskan, akan kupatuhi.

Mashu
…Benar. Kuyakin Hassan akan mengerti!

>>>Switch>>>
Cursed Arm
…Mmm. Meski ini bagian dari pekerjaanku, beberapa hal seharusnya tidak dipelajari lewat menguping… Sangat berani. Sekarang aku tidak mungkin menolaknya …

>>>Fast forward>>>
>>>Switch>>>
Cursed Arm
------------Oh? Dengan kata lain, kalian ingin bertarung bersama kami?

Pilihan jawaban
a.       Iya
b.      Oui

Cursed Arm
Hahaha. Benar-benar permintaan yang tidak biasa. Kami ini para pengungsi yang hanya berjuang untuk bertahan hidup setiap hari, lihat? Apa kalian pikir orang-orang seperti itu bisa melawan pasukannya Raja Singa?

Mashu
Oh… Huh? Kalau dipikir-pikir… Kau benar! Jawaban yang tak terduga dari Hassan, Senpai!

Pilihan jawaban
a.       Uh… Kalian tidak… memberontak?
b.      Mata Chaldea tidak bisa dibohongi

Arash
Tentu saja tidak. Masa ga tau? Kau mudah dibohongi, Ritsuka!

Cursed Arm
…Maaf. Aku hanya bercanda. Memang, kami menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik terhadap Raja Singa. Setiap desa tersembunyi punya “Penguasa Gunung” dengan ide berbeda, mengumpulkan pasukannya. Dengar. Kita jangan pernah menyerah melawan Raja Singa. Dia meremehkan Tuhan kami… Dia menyatakan bahwa hukum Kota Suci mengesampingkan otoritas setiap dan semua dewa. Itu tidak akan pernah bisa dimaafkan. Terlebih lagi, ia melenyapkan oposisi tanpa ragu. Tanah yang dikeruk dengan kejam… Kalian juga pasti sudah melihatnya…

Mashu
…Benar. Dengan mata kami sendiri.

Cursed Arm
…Hmm, aku penasaran soal itu. Namun, apa pun yang terjadi, kita harus bertarung. Kita harus melawan. Untuk melakukannya, kita memang butuh kekuatan lebih. Namun… Aku tidak mungkin langsung setuju dan menerima kalian. Apalagi dengan 2 Kesatria Meja Bundar, meski jika mereka pemberontak

Pilihan jawaban
a.       Kau juga memahami Mashu!
b.      …Tunggu, apa kau menguping?

Cursed Arm
-----------Omong-omong, bagaimana sarapan hari ini? Apa kalian suka hidangan kacang arab spesialku?

Fou
Fou, foooou!

Cursed Arm
Pokoknya! Tidak mungkin aku bisa melihat kalian sebagai kawan! Ini urusan kepercayaan! Aku tidak bisa menerima bantuan kalian!

Mashu
Oh ayolah, Hassan…

Cursed Arm
Namun! Jika kalian adalah iblis yang melampaui prinsip kami, seseorang dengan begitu banyak keahlian sehingga kami harus mengandalkannya, maka masalahnya berbeda! Untuk menghancurkan iblis, seseorang harus bersiap untuk menggunakan iblis! Jika kalian adalah kekuatan yang bisa menyaingi Kesatria Meja Bundar, aku, Cursed Arm, dengan senang hati akan menjadi anjing kalian! Buktikan padaku sekarang! Ayo, Tuan Arash! Tidak perlu menahan diri! Namun, aku melarang anda menggunakan Noble Phantasm! Noble Phantasm milik anda tidak perlu diuji, anda tahu itu!

Arash
Ah, sekarang aku mengerti! Pasti sulit untuk memimpin sekte Assassin, Tuan Cursed Arm! Tentu, akan kuikuti rencana kecil anda! Ritsuka, majulah dengan semua yang kau punya!

Mashu
Hassan, Arash…
Master, bersiap untuk bertarung! Ayo buktikan kekuatan kita!

[fight]
Cursed Arm
Whew… Tadi itu mengesankan. Memang mengesankan. Sang pendiri agung akan memenggalku jika aku membiarkan kekuatan sehebat ini pergi. Dia akan berkata, “Orang buta tidak membutuhkan tengkorak”.
Ritsuka, Nona Mashu, Sir Bedivere… Izinkan aku jadi orang yang bertanya pada kalian. Bisakah kalian bertarung bersama kami? Aku tidak bisa menjanjikan imbalan apa pun… Namun, demi kehormatanku sebagai Penguasa Gunung, aku bersumpah untuk membawa kalian kepada Raja Singa.

Pilihan jawaban
a.       Dengan senang hati
b.      Itu akan jadi imbalan terbaik!

Arash
Kalau begitu sudah diputuskan. Kupikir kita sudah jadi teman saat Ritsuka datang ke desa, tapi… masing-masing dari kita punya posisi untuk dilindungi. Terutama Hassan, yang merupakan Penguasa Gunung.

Cursed Arm
Izinkan aku memperkenalkan diri dengan benar. Aku adalah Hassan-i Sabbāh. Aku menjadi pemimpin sekte agama yang lahir di tanah ini, tapi pembunuhan adalah pekerjaanku saat ini. Semua kepala sekte kami diberi nama “Hassan” dan “Penguasa Gunung”. Kami mewarisi nama pendiri agung kami. Biasanya hanya ada satu Hassan per zaman, tapi di situasi saat ini, Penguasa Gunung yang lain telah terpanggil. Kami telah meninggalkan harga diri kami sebagai pembunuh dan mengungkapkan diri, melindungi setiap desa kami sebagai pemimpin.

Mashu
Jadi begitu. Terima kasih atas penjelasannya. Aku Mashu Kyrielight. Senang bertemu dengan anda.

Bedivere
Bedivere, Kesatria Meja Bundar. --------Terima kasih, Tuan Hassan, karena mempercayai orang sepertiku.

Cursed Arm
…Tidak apa-apa. Aku yang seharusnya tidak begitu keras kepala. Kau bertarung demi warga kami di gerbang Kota Suci, bahkan mengabaikan tujuanmu untuk mendekati Raja Singa. Bagaimana bisa aku tidak percaya pada tindakan seperti itu?

Bedivere
Terima kasih, Hassan-i Sabbāh. Wahai Penguasa Gunung yang bijak, anda memberiku terlalu banyak pujian.

Cursed Arm
Hahaha. Tidak perlu berterima kasih. Lagipula, aku satu-satunya yang mempercayaimu. Aku tidak bisa menjamin apa yang akan dipikirkan para Hassan lain tentangmu.

Roman
(Hassan yang ini sangat kooperatif!?)

Cursed Arm
Kalau begitu, izinkan aku membawa kalian ke markas pusat kami. Sekarang sudah cukup sepi, tapi rekan-rekan Hassanku akan datang dari tempat mereka dalam beberapa hari.

Arash
Benar. Mereka sedikit, tapi mereka adalah pejuang yang elit dan terampil. Hampir tidak cukup untuk merebut kembali Kota Suci sih.

Bedivere
…Sebenarnya mantan milisi, tapi tetap saja manusia. Melawan Knight Enforcer yang menerima perlindungan Raja Singa, apalagi Kesatria Meja Bundar----------

Arash
Benar, mereka tidak bisa berharap untuk menang. Hal itu bergantung pada tindakan kita. Servant melawan Servant. Kan, Cursed Arm?

Cursed Arm
Tentu saja. Makanya aku berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin Penguasa Gunung yang kubisa, tapi… Trembling Pipe Hassan kalah dari Lancelot, dan Peeling Shadow Hassan kalah dari Gawain. Kuharap pembunuh terbaik di antara kami, Intoxicated Smoke Hassan, akan menjawab panggilannya…

Pilihan jawaban
a.       Banyak bener!
b.      … Intoxicated Smoke, mungkinkah…

Mashu
…Hassan. Um, dalam perjalanan kami ke sini…

>>>Fast forward>>>
Cursed Arm
…Begitu ya. Jadi itu yang terjadi padanya…
“Ini akan jadi perang eliminasi. Jangan cari masalah dengan Raja Singa”. Itu adalah kata-kata terakhirnya saat dia berpisah dariku, tapi… Tak kusangka dia akan menyebut namaku di akhir…
…Terima kasih, Ritsuka. Tak akan kubiarkan penyesalannya mati sia-sia.

Pria Pengungsi
Bos! Bos!

Cursed Arm
Huh? Suara itu kan milik pengawas di puncak. …Sepertinya terjadi sesuatu…

Pria Pengungsi
Bos Cursed Arm, ini darurat! Sinyal ditembakkan dari desa di barat!

Cursed Arm
Apa!? Dan warnanya!? Warna apa yang ditembakkan!?

Arash
…Tch, itu serangan musuh! Desanya pasti sudah ditemukan oleh musuh!

Cursed Arm
Dan benderanya!? Bisakah anda melihat bendera musuh, Tuan Arash!?

Arash
----------Seekor naga merah, dan kilat merah yang memotong kepalanya.
----------Apa anda mengenali lambang ini, Tuan Cursed Arm?

Cursed Arm
Oooooooh! Ini buruk! Mereka akan dibantai! Hanya ada satu bendera yang secara terang-terangan menunjukkan niatnya untuk merebut kepala rajanya------- Seorang Kesatria Meja Bundar, Mordred si Kesatria Penyerang!

4 comments:

cih said...

Min,ntar terjemahin babylon juga atau langsung loncat ke solomon nih???

Hia said...

Makasih min, semangat terus (•̀ᴗ•́)و

Unknown said...

Min,summer servant!!!!

Sherly said...

Semangat mimin!!!!

Singularity Point F - Fuyuki

Singularity Point F – Fuyuki: The Contaminated City in Flames Translated from: http://www.fgostory.blogspot.com/p/main-story.html Sou...

Popular Posts