Wednesday, November 25, 2020

Review Van Gogh

 REVIEW VAN GOGH

Note: Ini adalah pembahasan tentang Gogh dan dirinya di nasuverse, juga kalkulasi gameplay dia di FGO. Mohon kesadarannya (bagi non-player & bagi pengunjung biasa) kalo ini akan sedikit berbeda dari kisahnya saat memasuki bagian nasuverse. Tambahan, kalo mau langsung baca bagian nasuverse, ketik CTRL + F, habis itu ketik "pembahasan nasuverse”
  Yo gengs, jumpa lagi kita di blog ini. Masih sesi ripiuw Servat terbaru, kali ini berarti tinggal Van Gogh. Nama yang sama sekali ga asing bagi orang yang mengikuti sejarah seni. Mau tahu kisahnya? Yuk baca!
  Vincent van Gogh, lengkapnya Vincent Willem van Gogh, (lahir 30 Maret 1853, Zundert, Belanda — meninggal 29 Juli 1890, Auvers-sur-Oise, dekat Paris, Prancis) adalah seorang pelukis Belanda, umumnya dianggap yang terhebat setelah Rembrandt van Rijn. Warna yang mencolok, sapuan kuas yang tegas, dan bentuk-bentuk kontur karyanya sangat memengaruhi arus Ekspresionisme dalam seni modern. Seni Van Gogh menjadi sangat populer setelah kematiannya, terutama pada akhir abad ke-20, ketika karyanya terjual dengan harga yang memecahkan rekor lelang di seluruh dunia dan ditampilkan dalam pameran tur blockbuster.
  Van Gogh, anak tertua dari 6 bersaudara dari seorang pendeta Protestan, lahir dan dibesarkan di sebuah desa kecil di wilayah Brabant, Belanda bagian selatan. Dia adalah seorang pemuda yang pendiam, mandiri, menghabiskan waktu luangnya berkeliaran di pedesaan untuk mengamati alam. Pada usia 16 tahun dia magang di dealer seni Goupil and Co. cabang Den Haag.
  Van Gogh bekerja untuk Goupil di London dari tahun 1873 hingga Mei 1875 dan di Paris sejak tanggal tersebut hingga April 1876. Kontak harian dengan karya seni membangkitkan kepekaan artistiknya, dan dia segera terkait dengan Rembrandt, Frans Hals, dan master Belanda lainnya, meskipun preferensinya adalah untuk 2 pelukis Prancis kontemporer, Jean-François Millet dan Camille Corot, yang pengaruhnya bertahan sepanjang hidupnya. Van Gogh tidak menyukai jual beli seni. Selain itu, kisah hidupnya jadi suram ketika cintanya ditolak oleh seorang gadis London pada tahun 1874, membuatnya jadi semakin menyendiri. Dia bekerja sebagai guru bahasa dan pengkhotbah awam di Inggris, dan pada tahun 1877 bekerja untuk penjual buku di Dordrecht, Belanda. Didorong oleh kerinduan untuk melayani umat manusia, dia membayangkan menjadi pendeta dan mengambil teologi. Namun, dia meninggalkan proyek ini pada tahun 1878 untuk pelatihan jangka pendek sebagai penginjil di Brussel. Konflik dengan otoritas terjadi ketika dia membantah pendekatan doktrinal ortodoks. Gagal mendapatkan janji temu setelah 3 bulan, dia pergi untuk melakukan pekerjaan misionaris di antara penduduk miskin di Borinage, wilayah pertambangan batu bara di barat daya Belgia. Di sana, pada musim dingin tahun 1879~1880, dia mengalami krisis rohani besar pertama dalam hidupnya. Hidup di antara orang miskin, dia menyerahkan semua harta duniawinya pada saat yang berapi-api. Dia kemudian diberhentikan oleh otoritas gereja karena interpretasi yang terlalu literal soal ajaran Kristen.
  Tanpa uang dan merasa bahwa imannya hancur, dia tenggelam dalam keputusasaan dan menarik diri dari semua orang. “Mereka mengira aku orang gila,” katanya kepada seorang kenalan, “karena aku ingin menjadi orang Kristen sejati. Mereka mengubahku seperti anjing, mengatakan bahwa aku menyebabkan skandal." Saat itulah van Gogh mulai menggambar dengan serius, sehingga pada tahun 1880 menemukan panggilan sejatinya sebagai seniman. Van Gogh memutuskan bahwa misinya sejak saat itu adalah membawa penghiburan bagi umat manusia melalui seni. “Aku ingin menyampaikan pesan persaudaraan yang malang,” dia menjelaskan kepada saudaranya, Theo.
  Pada musim gugur tahun 1880, van Gogh memutuskan untuk pindah ke Brussel dan menjadi seorang seniman. Meskipun dia tidak memiliki pelatihan seni formal, saudaranya Theo menawarkan untuk mendukung van Gogh secara finansial.
  Dia mulai belaajr sendiri, mempelajari buku-buku seperti Travaux des champs karya Jean-François Millet dan Cours de dessin karya Charles Bargue.
  Seni Van Gogh membantunya tetap seimbang secara emosional. Pada tahun 1885, dia mulai mengerjakan apa yang dianggap sebagai mahakarya pertamanya, "The Potato Eaters". Theo, yang saat ini tinggal di Paris, yakin lukisan itu tidak akan diterima dengan baik di ibu kota Prancis, tempat impresionisme menjadi tren. Meski demikian, van Gogh memutuskan untuk pindah ke Paris, dan datang ke rumah Theo tanpa diundang. Pada Maret 1886, Theo menyambut adiknya di apartemen kecilnya.
  Di Paris, van Gogh pertama kali melihat seni impresionis, dan dia terinspirasi oleh warna dan cahaya. Dia mulai belajar dengan Henri de Toulouse-Lautrec, Camille Pissarro, dan lainnya.
  Untuk menghemat uang, dia dan teman-temannya berpose untuk satu sama lain daripada menyewa model. Van Gogh sangat bersemangat, dan dia berdebat dengan pelukis lain tentang karya mereka.
  Van Gogh terpengaruh oleh seni Jepang dan mulai mempelajari filsafat Timur untuk meningkatkan seni dan kehidupannya. Dia bermimpi bepergian ke sana, tetapi diberitahu oleh Toulouse-Lautrec bahwa cahaya di desa Arles persis seperti cahaya di Jepang.
  Pada Februari 1888, van Gogh naik kereta ke selatan Prancis. Dia pindah ke "rumah kuning" yang sekarang terkenal dan menghabiskan uangnya untuk cat daripada makanan.
  Vincent van Gogh menyelesaikan lebih dari 2100 karya, terdiri dari 860 lukisan cat minyak dan lebih dari 1300 lukisan cat air, gambar dan sketsa.
  Beberapa lukisannya sekarang termasuk yang termahal di dunia; "Irises" terjual dengan rekor $53,9 juta, dan "Portrait of Dr. Gachet" terjual seharga $82,5 juta. Beberapa dari karya seni van Gogh yang paling terkenal meliputi: The Starry Night, Sunflowers, Irises, dan Self-Potrait.
  Pada bulan Desember 1888, van Gogh hidup dengan kopi, roti, dan absinthe di Arles, Perancis, dan dia merasa mual dan aneh. Tak lama kemudian, selain menderita penyakit fisik, kesehatan psikologisnya juga menurun. Sekitar waktu ini, dia diketahui menghirup terpentin dan memakan cat.
  Theo khawatir, dan dia menawarkan uang kepada Paul Gauguin untuk mengawasi Vincent di Arles. Dalam sebulan, van Gogh dan Gauguin bertengkar terus-menerus, dan suatu malam, Gauguin keluar. Van Gogh mengikutinya, dan ketika Gauguin berbalik, dia melihat van Gogh memegang pisau cukur di tangannya.
  Beberapa jam kemudian, van Gogh pergi ke rumah bordil setempat dan membayar seorang pelacur bernama Rachel. Dengan darah mengalir dari tangannya, dia menawarkan telinganya, memintanya untuk "menyimpan benda ini dengan hati-hati."
  Polisi menemukan van Gogh di kamarnya keesokan paginya, dan membawanya ke rumah sakit Hôtel-Dieu. Theo tiba pada Hari Natal untuk menemui van Gogh, yang lemah karena kehilangan darah dan kejang hebat. Para dokter meyakinkan Theo bahwa saudaranya akan hidup dan akan dirawat dengan baik, dan pada 7 Januari 1889, van Gogh dibebaskan dari rumah sakit.
  Dia tetap sendirian dan tertekan. Untuk meningkatkan suasana hati, dia beralih ke lukisan dan alam, tetapi tidak dapat menemukan kedamaian dan dirawat di rumah sakit lagi. Dia akan mengecat di rumah kuning pada siang hari dan kembali ke rumah sakit pada malam hari.
  Pada 27 Juli 1890, Vincent van Gogh pergi mengecat di pagi hari sambil membawa pistol dan menembak dirinya sendiri di dada, tetapi peluru itu tidak membunuhnya. Dia ditemukan berdarah di kamarnya. Van Gogh putus asa tentang masa depannya karena, pada bulan Mei tahun itu, Theo telah mengunjungi dan berbicara dengannya tentang perlunya pengendalian pengeluaran keuangannya. Van Gogh mengartikannya sebagai “Theo tidak lagi tertarik untuk menjual karya seninya.”
  Van Gogh dibawa ke rumah sakit terdekat dan dokternya memanggil Theo, yang datang untuk menemukan saudaranya sedang duduk di tempat tidur dan mengisap pipa. Mereka menghabiskan beberapa hari berikutnya untuk berbicara bersama, dan kemudian van Gogh meminta Theo untuk membawanya pulang.
  Pada tanggal 29 Juli 1890, Vincent van Gogh meninggal di pelukan Theo. Usianya baru 37 tahun.
  Theo, yang menderita sifilis dan melemah karena kematian saudara laki-lakinya, meninggal 6 bulan setelah saudara laki-lakinya di rumah sakit jiwa Belanda. Dia dimakamkan di Utrecht, tetapi pada tahun 1914 istri Theo, Johanna, yang merupakan pendukung setia karya-karya van Gogh, menguburkan tubuh Theo di pemakaman Auvers di sebelah makam Vincent.

==========================================================================
 
Ok, sekarang masuk ke pembahasan nasuverse
  Namanya adalah Van Gogh, juga disebut Clytie Van Gogh, perpaduan paksa Clytie dari mitologi Yunani dan pelukis Vincent, diciptakan Outer God untuk memenuhi intriknya.
  Van Gogh, meski adalah perpaduan 2 Roh Pahlawan, sikapnya persis seperti Vincent Van Gogh. Dia menyebut dirinya hanya sebagai "Gogh".
  Vincent Van Gogh lahir dari keluarga seorang pendeta Gereja Reformasi Belanda pada tahun 1853. Setelah bekerja sebagai pedagang seni dan juru tulis di toko buku, dan berharap menjadi seorang penginjil, dia menemui beberapa kemunduran. Dia akhirnya menetapkan tujuan untuk menjadi seorang pelukis. Setelah belajar di Den Haag, dia dipengaruhi oleh Impresionisme dan memperoleh gaya lukisannya yang unik.
  Setelah pindah ke Arles di Prancis, dia mengerjakan sejumlah mahakarya seperti "Sunflowers", tapi karena hubungannya yang memburuk dengan Gaugin yang tinggal bersamanya, pikirannya menjadi sakit dan insiden di mana dia memotong telinganya sendiri terjadi.
  Setelah itu, ketika menderita serangan psikosis, dia menghabiskan seluruh waktunya untuk melukis, dan pada tahun 1890, di usia muda 37 tahun, dia mengakhiri hidupnya sendiri. Dikatakan bahwa ada bagian yang misterius sampai kematiannya.
  Dia lebih suka menggunakan warna kuning dan bunga matahari sebagai motif yang melambangkan sinar matahari. Dia juga suka mengoleksi lukisan ukiyo-e dan bahkan memasukkannya ke dalam desain beberapa karyanya.
  Di tahun-tahun terakhirnya, dia tertarik dengan pohon cemara, tapi teori lain menunjukkan bahwa mereka adalah subjek yang melambangkan pandangannya tentang hidup dan mati.
  Dalam ascend pertamanya, Van Gogh menggunakan kuas bunga matahari raksasanya untuk membuat guratan cat untuk menyerang, atau mewujudkan potret diri raksasa atau lukisan bunga matahari. Ujung bunga mataharinya mampu mengeluarkan semburan cahaya yang memanifestasikan lukisan bunga matahari. Kelopaknya juga bisa berputar dengan kecepatan seperti gergaji. Kuas Van Gogh bisa diubah menjadi pena bak tinta untuk menembakkan peluru cat.
  Dalam ascend keduanya, Van Gogh mampu mewujudkan lukisan atau tombak cat gelapnya hanya dengan menggunakan tangannya. Dia menggunakan kuas untuk membuat portal bagi makhluk seperti ubur-ubur untuk turun ke musuh lalu mengeluarkan tentakelnya. Makhluk mirip ubur-ubur yang menemaninya bisa meledakkan cat gelap dari tentakelnya. Dalam ascend ketiganya, Van Gogh mewarisi kemampuan makhluk itu.
  Cerita Imaginary Scramble (4.5) bermula dengan para Outer God yang berencana untuk menyerang dunia kita. Untuk melakukannya, mereka mengincar Ruang Angka Imajiner (Ruang Kehampaan). Rencana mereka adalah untuk membuat Kuil di mana mereka dapat turun ke dunia nyata. Untuk melakukannya, mereka membutuhkan seseorang untuk membuat Kuil tersebut, dan orang itu adalah Katsushika Hokusai. Namun, karena skill Bonds of a Father and Daughter, dia kebal terhadap kegilaan para Outer God.
  Dengan demikian, para Outer God mengincar Vincent van Gogh yang Noble Phantasmnya memiliki kemampuan untuk mengangkat Foreigner ke tingkat dewa, yang akan memungkinkan para Outer God untuk mengambil kendali penuh atas mereka. Namun, Gogh merasa bahwa dewa yang mengulurkan tangan kepadanya adalah dewa yang jahat, jadi dengan kemauannya yang kuat, dia bunuh diri. Gogh menjadikan dirinya seorang pria yang tidak akan pernah menyerah pada kegilaan.
  Outer God menginginkan NP Gogh, tapi Gogh sendiri menolak untuk bekerja sama. Karena itu, para Outer God memutuskan untuk membuat Phantom. Mereka menarik Saint Graph Clytie dan memberinya memori dan keterampilan Gogh. Maka lahirlah Servant Clytie van Gogh.
  Clytie van Gogh terjebak dalam kontradiksi identitas, karena memiliki ingatan Vincent van Gogh, tapi dengan tubuh seorang gadis. Juga kontradiksi karena keinginan Gogh untuk bunuh diri (untuk tidak menyerah pada kegilaan), dan pikiran Clytie yang menolak untuk bunuh diri.
  Seperti yang direncanakan oleh Outer God, Clytie memanggil Foreigner lainnya. Tanpa sadar, Hokusai menjawab panggilan tersebut dan mengekspos dirinya pada kegilaan saat memasuki Ruang Imajiner. Skill Bonds of a Father and Daughter miliknya melemah, dan kemampuan Item Construction miliknya meningkat. Ayah Hokusai berjuang sampai akhir, tapi Oei gagal melawan. Oei mengalahkan ayahnya dan menjadi liar. Baginya, Ruang Imajiner seperti kanvas kosong tempat dia bisa menggambar apa pun sesuka hatinya. Hanya masalah waktu sebelum Oei akhirnya menggambar Kuil untuk Outer God. Pada saat yang sama, Chaldea memutuskan untuk melakukan uji coba Nautilus di Ruang Imajiner.
  Untuk melawan ancaman yang sudah diprediksi Xiang Yu, kita memutuskan untuk memanggil seorang Servant dari Chaldea, tapi ternyata Servant tersebut adalah Yang Guifei, Servant yang benar-benar baru. Jadi dengan bantuan Yang Guifei dan kerja keras anggota lainnya, skenario terburuk dapat dihindari.
  Namun, tanpa sepengetahuan tim, Hokusai sebenarnya bersembunyi di dalam kapal, menyamar sebagai salah satu Nemo Marine. Pada saat yang sama, Clytie van Gogh juga menunjukkan dirinya di dalam kapal, mengaku sebagai Servant yang tersesat dengan nama Van Gogh.
  Pertarungan demi pertarungan terjadi, kita melanjutkan perjalanan, mengikuti peta yang ditinggalkan oleh Xiang Yu. Kita juga memanggil lebih banyak teman di sepanjang jalan, yaitu Raikou, Frankenstein, dan Lambda. Pada saat yang sama, kita juga membentuk ikatan dengan Clytie, dan secara diam-diam menemukan identitas aslinya, tetapi memutuskan untuk merahasiakannya karena rangsangan emosional apa pun dapat meningkatkan level ascend-nya, dan semakin tinggi kemungkinan dia akan dikendalikan oleh Outer God.
  Memasuki lapisan laut terakhir, kita menghadapi armada musuh yang sangat kuat yang menghalangi jalan. Dalam situasi yang begitu mengerikan, keinginan Gogh untuk bunuh diri semakin kuat, mendorong Clytie untuk melukai dirinya sendiri. Namun, itu tidak berakhir dengan baik, dan darahnya berubah menjadi monster, membuat semua orang di dalam kapal terancam.
  Kita berhasil mengalahkan semua monster dan merawat Clytie. Namun, dengan kekhawatiran tentang Clytie, Nemo Marine memulai keributan, menuntut Clytie untuk dikurung atau dibuang dari kapal. Xiang Yu, yang awalnya menghitung semuanya akan berakhir pada saat ini, bangun dari tidurnya dan segera mengalahkan semua Nemo Marine, kecuali satu, Hokusai yang menyamar sebagai Nemo Marine. Sekarang setelah identitasnya terbongkar, dia mengungkapkan semua yang dia tahu, mulai dari bagaimana dia dipanggil dan bagaimana dia ingin semua orang tinggal di Ruang Imajiner setidaknya selama 200 tahun, agar dia dapat terus menggambar sesuka hatinya.
  Kita tentu saja tidak bisa diam selama itu dan memutuskan untuk bertarung. Namun di tengah pertarungan, Clytie muncul dan memperkenalkan dirinya pada Hokusai, tentunya sebagai Van Gogh. Namun sebagai pelukis, Hokusai tahu betul bahwa Clytie bukanlah Vincent Van Gogh, karena gambarnya tidak diragukan lagi adalah gambar laki-laki. Lambda langsung menyerang Hokusai dari belakang, membuatnya tidak bisa bergerak.
  Namun, Nemo Marine terbangun dan mengungkapkan nama Clytie. Dengan terbongkarnya rahasia, Clytie beralih ke bentuk ascend tertingginya. Dia kemudian mengucapkan selamat tinggal kepada kita dan pergi keluar, tampaknya yakin untuk bunuh diri.
  Clytie van Gogh memutuskan untuk mengakhiri semuanya dengan bunuh diri. Namun, Outer God telah mengantisipasi itu dan memasang program di dalam diri Clytie yang akan mengubahnya menjadi kuncup bunga raksasa, dan begitu mekar, akan menjadi wadah bagi Outer God untuk turun ke dunia kita.
  Bunga itu dipenuhi dengan musuh yang sangat ganas dan Chaldea tidak tahu di mana Clytie sekarang. Untuk mengatasinya, kita meminta bantuan Hokusai yang sebelumnya ditawan.
  Berkat bantuan Skadi, Hokusai bisa dikembalikan ke keadaan semula. Sekarang setelah skill Bonds of a Father and Daughter kembali normal, kekebalannya terhadap kegilaan Outer God juga pulih.
  Hokusai mengungkapkan bahwa selama mereka menguasai 4 titik yang mengelilingi bagian tengah bunga, mereka dapat memperoleh akses ke pusat, di mana tubuh utama Clytie berada.
  Rencananya sederhana. Kita akan mengirimkan kekuatan penuh untuk menguasai 4 titik tersebut. Begitu mendapatkan akses ke lokasi pusat, Fran akan masuk ke dalam dengan bantuan Lambda dan penguinnya untuk menyelamatkan Clytie. Setelah mereka mengeluarkan Clytie dari bunga, Raikou akan meledakkan semuanya dengan Vajra.
  Begitulah rencananya. Namun, kekuatan musuh sangat kuat. Yang Guifei mencoba sebisa mungkin untuk menjangkau Clytie menggunakan suaranya, tetapi tidak berhasil, atau begitulah yang kita pikirkan. Sebuah suara merespon kembali Yang Guifei, menyuruh pergi meninggalkannya sendiri. Nemo memegang mikrofon dan mencoba berbicara dengan Clytie.
  Setelah mengalahkan keempat bayangan di keempat titik, kita mereka mendapatkan akses untuk berteleportasi langsung ke ruang tengah. Fran dan Lambda menuju ke ruang tersebut untuk menyelamatkan Clytie. Namun, yang mereka temukan adalah tubuh Clytie yang terkubur di dalam dinding tanaman.
  Mencoba menghentikan keduanya adalah apa yang tampaknya dilakukan oleh Outer God. Berkat usaha Clytie, Outer God hanya bisa memanifestasikan kekuatannya untuk membuat avatar kecil dengan nama "Dewa Bunga Jahat". Fran berhasil mengeluarkan Clytie dari tembok, tetapi avatar itu menghalangi jalan.
  Pada awalnya, sepertinya semua harapan telah hilang, tetapi Clytie memilih untuk menggunakan Noble Phantasm-nya yang lain, Het Gele Huis. Dengan itu, dia sangat meningkatkan kekuatan Fran dan melemahkan musuh mereka (dengan mengorbankan diri mereka sendiri). Fran kemudian menggunakan Noble Phantasm dan menghancurkan avatar Outer God. Mereka kemudian berkumpul kembali dengan Lambda dan melarikan diri dari bunga.
  Setelah keamanan mereka terjamin, Raikou melepaskan Vajra dan menghancurkan seluruh bunga dalam sekali serang, menggagalkan rencana Outer God sepenuhnya.
  Tiba-tiba terdengar sebuah suara yang datang dari Outer God sendiri, mengatakan hal yang mirip dengan yang Goetia katakan dulu, yaitu “Kalian semua telah menolak kehancuran damai dari kami, karena kalian telah memilih yang lebih buruk. Memalukan. Selamat tinggal”.
  Setelah itu, kita memutuskan untuk menggunakan cadangan Mana yang sangat besar dari sisa-sisa tubuh Clytie dan sumber Mana Nautilus (yang terisi dari pertempuran sebelumnya) untuk membuat Holy Grail. Dengan Holy Grail tersebut, kita akan mengembalikan Ruang Imajiner kembali normal dan muncul kembali ke Wandering Sea.
  Namun, Yang Guifei tiba-tiba mengkhianati tim dan mencuri Holy Grail. Dia kemudian mengendalikan para Nemo Marine dan mennyerang anggota lainnya. Yang Guifei kemudian mengungkapkan identitas aslinya sebagai agen ganda Outer God, musuh Chaldea sejak awal.
  Tubuh Ritsuka diambil alih oleh Outer God setelah terkena "kekuatan Eldritch" Yang Guifei. Dengan itu, Ritsuka menginginkan korupsi dan kehancuran. Fran bisa mengembalikan Fujimaru ke akal sehatnya, tapi sudah terlambat. Holy Grail menanggapi keinginan seperti itu dan mengaktifkan Sistem Pemanggilan, memanggil Foreigner lainnya dari Chaldea, yaitu Abigail dan MHXX. Pada saat yang sama, mereka berubah menjadi bentuk ascend terakhir mereka, menyebabkan mereka bertindak bebas sesuai keinginan mereka, termasuk Hokusai dan Clytie.
  Yang Guifei akan membuat "Festival" di Ruang Imajiner, di mana Foreigner bebas melakukan apa pun yang mereka inginkan, bertarung satu sama lain, dan akhirnya menyebarkan kegilaan mereka ke seluruh dunia. Dengan demikian, semua Foreigner meninggalkan kapal dan pergi untuk membuat markas mereka sendiri, kecuali Clytie.
  Rupanya, Clytie yang tidak terlalu terpengaruh oleh kekuatan Eldritch mampu mempertahankan kewarasannya. Sekarang para Foreigner menjadi gila, kita membutuhkan cara untuk mengembalikan mereka jadi normal. Skadi mengatakan bahwa NPnya Clytie, De Sterrennacht, pada dasarnya adalah NP yang mampu "mengubah" Saint Graph Foreigner, yang berarti jika kita ubah-ubah sedikit, bisa digunakan untuk memutuskan koneksi Foreigner dari Outer God mereka.
  Saat hendak menjalankan rencana, kita melihat seorang tak terduga yang juga dipanggil bersama para Foreigner, yaitu Wu Zeitan.
  Kita kemudian turun lebih jauh ke laut untuk mencari para Foreigner. Dunia gambar kekanak-kanakan Abigail yang penuh warna, dunia MHXX yang dipenuhi dengan papan iklan palsu, dan dunia Hokusai (Ayahnya) berisi gambar Ukio-e. Satu per satu kita lawan dan mengembalikan mereka kembali ke keadaan semula.
  Lawan terakhir, Yang Guifei, adalah lawan yang tangguh. Namun, berkat bantuan Wu Zeitan, yang mana adalah “nenek”nya, kita akhirnya mampu mengalahkan Yang Guifei, menandai berakhirnya festival Foreigner.
  Dengan perebutan kembali Holy Grail, kita mengembalikan Ruang Imajiner kembali jadi normal dan muncul kembali ke Wandering Sea dengan teman baru, yaitu Clytie van Gogh dan Yang Guifei. Namun, Clytie ingin meninggalkan kita dan kembali ke Ruang Imajiner, khawatir akan membebani Chaldea, memilih untuk mengawasi dari jauh. Agar tidak membuat kita sedih, Clytie memutuskan untuk menghapus ingatan kita tentang dia, tapi sebelum dia bisa melakukannya, tentakel yang tidak diketahui asalnya mencengkeramnya dan dengan paksa membawanya kembali ke Wandering Sea.
  Pada saat itu, dia menyadarinya, dia sedang berbaring di ranjang Ritsuka, tepat di sebelah Ritsuka. Setelah menerima jaminan, Clytie van Gogh memutuskan untuk tetap sebagai anggota penting baru Novum Chaldea.
  Sementara itu, penyebab utama dari seluruh kekacauan ini, Yang Guifei, dikirim ke sebuah kamar di sisi lain bulan, ditangani oleh BB. Yang Guifei menjelaskan kesulitan yang dia alami, dan gambaran lengkap dari keseluruhan situasi.
  Keseluruhan rencana itu disusun oleh Vulthoom, saudara jauh Cthulhu dan Hastur. Cthulhu dan Hastur saling membenci. Dalam upaya untuk membentuk aliansi antara 3 bersaudara, Vultrhoom menciptakan Phantom Clytie van Gogh yang memiliki kekuatan untuk menghilangkan pembatas dari kelas Foreigner.
  Mendengar rencana itu, Cthulhu memanggil Hokusai untuk membantu. Namun, yang ingin dilakukan Hokusai hanyalah menggambar dan Oei menolak untuk mematuhi perintah. Cthugha, yang memperhatikan apa yang dilakukan ketiga bersaudara itu, mengirim Yang Guifei untuk merusak rencana mereka. Namun, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Setelah menghabiskan waktu dengan Fujimaru, Yang Guifei mulai melihat Ritsuka sebagai "dewa" yang ingin dia layani, dan sejak saat itu, Cthugha kehilangan otoritasnya atas Yang Guifei. Singkatnya, rencana Cthugha untuk mengacau hubungan 3 bersaudara gagal karena Yang Guifei punya perasaan tersendiri sama Ritsuka. Dari 4 Outer God yang mencoba untuk menyerang dunia, akhirnya malah memberi Chaldea 2 Foreigner kuat sebagai sekutu.
 
ATK: 1,734/11,220
HP: 2,200/15,000
Grail ATK: 12,220
Grail HP: 16,000
Voice Actor: Takahashi Karin
Illustrator: Kibadori Rue
Attribute: Earth
Growth Curve: Semi S
Star Absorption: 147
Star Generation: 14.9%
NP Charge ATK: 0.76%
NP Charge DEF: 3%
Death Rate: 6%
Alignments: ChaoticEvil
Gender: Female
Height/Weight: 140cm 39kg
Source: Historical fact, Greek mythology
Region: Europe
Role: “Threat to Humanity” support, hidden Quick support, bundir wannabe, crit support
Traits: Children Servants, Divine, Existence Outside the Domain, Female, Humanoid, Servant, Threat to Humanity, Weak To Enuma Elish

 





DECK
QQQABEx
Q: 4 hit
A: 3 hit
B: 4 hit
Ex: 5 hit
  Untuk NP gain, chain terbaik dia adalah AQQEx. Dengan NP charge atk 0,76%, Quick down ke musuh 20% dari skill 2, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Arts + Quick + Quick + Extra
= 9,12% + 7,6% + 9,12% + 7,6%
= 33,44%
Lumayan bagus
 
  Untuk stargen, jelas paling bagus Quick chain. Dengan stargen 14,9%, Quick resist down 20% dari skill 2, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Quick + Quick + Quick + Bonus + Extra
= 459,6% + 659,6% + 859,6% + 1000% + 674,5%
= (4 star dan 59,6% untuk 5 star) + (6 star dan 59,6% untuk 7 star) + (8 star dan 59,6% untuk 9 star) + (10 star) + (6 star dan 74,5% untuk 7 star)
= 34~38 star
 
NOBLE PHANTASM

1.      De Sterrennacht - The Starry Night

Rank: EX

Classification: Anti-Unit

Type: Arts

Hit-counts: -

Range: 1~5

Maximum number of targets: 25 people

Effect: 500% Chance to inflict Terror status to all enemies for 3 turns + Increases party's critical damage (NP1 50%) for 3 turns + Further increases critical damage of Existence Outside the Domain allies by 100% for 3 turns + Gain 10 critical stars every turn for 3 turns.

(Terror = 60% Chance to activate the debuff every turn. When activated, 500% Chance to Stun them for 1 turn and removes this debuff)

Overcharge Effect: Increases party's attack (30~50% tergantung OC) for 3 turns.
“O ineffable priest of the waters and prince of the winds. Replace the massive blossoms of Mars with a drop of madness and lead the celestial bodies to their final resting place once more... Wgah'nagl fhtagn! The Starry Night!”
- Foreigner
 
De Sterrennacht adalah NP pertama Van Gogh. Lukisan menakjubkan yang dibuat sambil mengingat kembali pemandangan yang terlihat dari jendela rumah sakit jiwa Saint-Paul. Pandangan dunia seperti itu, yang melampaui kecerdasan manusia, meluap dari kanvas, memberi bentuk pada Reality Marble dan mengikis realitas.
Di tahun-tahun terakhirnya, Van Gogh terus menggunakan kuasnya bahkan ketika dia menderita gangguan mental yang tidak dapat dipahami saat dia mengejar keyakinan dan sesuatu yang bajik. Kegigihan yang hampir seperti kegilaan itu dimanfaatkan oleh Outer God, menjadi NP terlarang yang mengubah dan mendewakan Saint Graph dan struktur mental orang lain.
Untuk gameplay, NP ini bagus kok. Stun-nya keliatan kurang menarik, seperti Terror pada umumnya, tapi bukan berarti bener-bener ga berguna kok. NP ini meningkatkan damage party terutama dalam crit, dan semakin ditingkatkan lagi bagi mereka yang memiliki trait “Threat to Humanity”. Itu pun masih didukung dengan efek pemberian crit star tiap turn.

2.      Het Gele Huis - The Yellow House

Classification: Anti-Army

Rank: A+

Range: 1~5

Maximum number of targets: 8 people

Het Gele Huis adalah Noble Phantasm kedua Van Gogh. Kediaman Van Gogh di Arles, Perancis Selatan, yang menjadi titik balik berkembangnya bakat Van Gogh dan panggung keruntuhan mimpinya, direproduksi dalam sebuah lukisan.

NP ini mengirimkan badai mistral yang menyiksa Perancis Selatan pada musuh sambil memberikan perlindungan ilahi kepada sekutu. Namun di saat yang sama, NP ini juga menyebarkan kutukan kepada mereka.

 
ACTIVE SKILL

1.      Void Space Fine Arts

Rank: B+

Effect: Grants self-Guts status (revive 3000 HP di level 10) for 1 time, 5 turns + 500% Chance to inflict Curse with 100 damage for 10 turns to self [Demerit] + 500% Chance to inflict Curse with 100 damage for 10 turns to self [Demerit] + 500% Chance to inflict Curse with 100 damage for 10 turns to self [Demerit] + Charges own NP gauge (10% per Curse stack di level 10)

Cooldown: 8/7/6

A.k.a Imaginary Number Arts, adalah skill yang menggabungkan karakteristik khusus dari “makhluk yang lahir dari ruang imajiner” dan “bakat artistik Van Gogh yang memiliki perspektif seni yang unik”. Sebuah teknik sistem teoritis unik yang mirip dengan Magecraft Imaginary Numbers, tapi berbeda.

Untuk gameplay, skill ini memberinya guts, tapi di saat yang sama juga memberinya curse yang membuatnya semakin mudah mati. Skill ini juga bisa mengisi NP gauge sebanding dengan jumlah curse yang dia terima.

2.      Het Gele Huis - The Yellow House

Rank: A+

Effect: 150% Chance to reduce all enemies' defense (20% di level 10) for 3 turns + Reduces their Quick resistance by 20% for 3 turns + Grants party Evasion for 1 attack, 3 turns + Recovers party's HP by 300 every turn for 5 turns + 500% Chance to inflict Curse with 100 damage for 10 turns to party [Demerit]

Cooldown: 8/7/6

Deskripsi sesuai di bagian NP. Untuk gameplay, skill ini agak membuatnya jadi Quick support. Jika Alexander memberi atk up dan Quick up, maka Gogh memberi def down dan Quick resist down. Tentunya ada kelemahannya kalo support debuff gini. Skill ini juga memberi curse, tapi sedikit terbantu dengan adanya heal. Hampir bisa dibilang unlimited heal, tapi curse-nya 10 turn.

3.      Soul of Water Channels

Rank: EX

Effect: Increases one ally's attack (30% di level 10) for 3 turns + Increases their critical star absorption (600% di level 10) for 3 turns + Grants self On-Attack-Activate buff for 3 turns + Absorbs all enemies' and party's Curse to self [Demerit]

(On-Attack-Activate buff = Removes own one Curse debuff when attacking with Quick Cards. If successfully removed the debuff, increase own attack by 10% for 3 turns)

Cooldown: 7/6/5

Sebuah skill yang didapat dari jiwa pelukis dan peri "secara kasar" yang beresonansi dalam simpati karena "kegilaan mendedikasikan segalanya" dan karena diubah olehnya.

Untuk gameplay, skill ini membuat targetnya jadi mudah ngecrit. Skill ini juga memberi efek pada Gogh sendiri, yaitu tiap kali dia menggunakan Quick card, dia akan menghapus satu Curse, dan bila berhasil akan memberinya atk up selama 3 turn. Ini tentu mengubah efek maniak curse-nya menjadi sangat berguna karena tiap curse dihargai 1 atk up sebesar 10%, dan deck dia mendukung.

 
PASSIVE SKILL

1.      Existence Outside the Domain

Rank: A

Effect: Gains 2 critical stars every turn + Increases own debuff resistance by 10%.

Skill umum yang dimiliki Foreigner

2.      Insanity

Rank: C

Effect: Increases own Buster performance by 6%.

Belum ada penjelasan

3.      Item Construction

Rank: B-

Effect: Increases own debuff success rate by 7.5%.

Belum ada penjeleasan

4.      Divinity

Rank: B+

Effect: Increases own damage by 185.

Clytie adalah putri dari Oceanus dan Tethys.

5.      Curse of Sunflower

Rank: A

Effect: HP will never fall below 1 when taking Curse damage.

Mungkin terkait dengan legenda Clytie yang tidak mau mati/tidak bisa mati.

 
BOND CE
Name: Self-Portrait At Chaldea
Illustrator: Kibadori Ryuu & Nitamame
Min/Max ATK: 100/100
Min/Max HP: 100/100
Stars: 4
Cost: 9
Max Level: 80
Craft Essence ID: 1313
Effect: When equipped on Van Gogh, grants self "Gain 8 Critical Stars/turn" Status, and increases the party's Critical Damage by 15%, for as long as she is on the field.
Lore:
Dear beloved Master,

I have been thinking about how embarrassing it would be to give my self-portrait as a token of friendship.

Yet, I still chose to do it because I believe that you would be able to understand the reason why.

This is, me. This is, as you pointed out, my face which I love.

Speaking of a Clytie-ish feeling, since I love Arles era's style of painting and colouring, I have combined them into this. It has a similar aura to that paper of sunflowers which was said to sell for ten thousands or million thousands, doesn't it? It should fit perfectly to the tasteless right side wall of your room. If the future unfortunate you are struggling, I won't mind at all if you sell it off, however, at that time, you must tell me how much you had sold this "Van Gogh's autograph depicting a mysterious monster girl" for, and I would be happy if you could treat me to a cup of coffee or something.

It seems the sophisticated Gogh jokes that I try to borrow from, not only his talent, but Vincent's letter literary style is about to run out. I feel that I need to explain to Ms. Da Vinci (whose existence as an artist makes me cock my head in puzzlement no matter how many times I hear about) with her Gioconda face, who is banging on the door violently regarding the large quantity of painting materials that was consumed through the trial and error of this painting, and is seemingly getting crushed by my impudence. Fortunately, Hokusai is with me, so she can help me out. As I am writing this sentence, ahh, she has run away leaving behind a small black Hokusai, it seems that I have no other choices but to rely on myself on the matter of eloquence!

I will entrust the letter and the painting to the little black Hokusai. If you happen to see me with a bump in the corridor, please give me courteous assistance such as recovery or consolation.

I bid you farewell with a handshake in my heart, together with my unchanging loyalty and camaraderie.

 
Saran CE
Bond CE dia
2030
Imaginary Around
Gandr
The Wandering Tales of Shana-oh
Knights of Marines
Food Colosseum
Greatest Journey
Detective Edmond ~True Mastermind Arc~
Princess of Red Bean Paste
Bath of the Lunar Goddess
March of the Saints
Maiden of a Flower Patio
Dll
 
Saran Servant separty
Skadi
Waver
Hans
Helena
Chiron
Illya Summer
Alexander
Wu Zetian
Stheno
Eliz Lancer
Teach
Moriarty
“Threat to Humanity” Servant
Quick Servant
Dll
 
Kelebihan
Ga bisa mati karena curse sendiri berkat passive skill
Foreigner support pertama
NP gain bagus
Stargen bagus
Stat HP tinggi
 
Kekurangan
Pengen banget bundir, punya banyak curse
Stat atk rendah
 
Kesimpulan
Dia aneh. Efek skillnya jujur bagus-bagus sebagai support, tapi demerit dan deck-nya berkata lain. Ga perlu diragukan lagi kalo yang paling mencolok dari dia adalah jumlah curse debuff yang dia terima, dan itu sangat menganggu. Ngerilis Gogh tepat setelah Himiko membuat dirinya keliatan inferior secara langsung.

Sekian artikel kali ini, yuk kalo mau komen (sekedar iseng) ataupun kritik

Jangan lupa follow ya.

 

 

 

 

 

https://www.britannica.com/biography/Vincent-van-Gogh/The-productive-decade

https://www.biography.com/artist/vincent-van-gogh

https://en.wikipedia.org/wiki/Vincent_van_Gogh

https://typemoon.fandom.com/wiki/Foreigner_(Fate/Grand_Order_-_Van_Gogh)

https://fategrandorder.fandom.com/wiki/Van_Gogh

https://web.facebook.com/story.php?story_fbid=2786509988291053&id=1922519084690152&__tn__=*s*s-R

https://web.facebook.com/story.php?story_fbid=2787813654827353&id=1922519084690152&__tn__=*s*s-R

https://web.facebook.com/story.php?story_fbid=2790504481224937&id=1922519084690152

https://typemoon.fandom.com/wiki/De_Sterrennacht

https://typemoon.fandom.com/wiki/Het_Gele_Huis_(Noble_Phantasm)

https://www.reddit.com/r/FGOGuide/comments/jtgmtn/van_goghs_lines/

https://www.reddit.com/r/FGOGuide/comments/jwi5aq/van_goghs_profile/

https://typemoon.fandom.com/wiki/Skill

https://fategrandorder.fandom.com/wiki/Self-Portrait_At_Chaldea

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, Van Gogh / ゴッホちゃん - pixiv

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, beautiful girl / ヴァン・ゴッホ - pixiv

Fate/Grand Order / ゴッホッホ / November 24th, 2020 - pixiv

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, Foreigner (Fate) / 「ちょっとヌメりますけど、良いですよね」 - pixiv

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, Foreigner (Fate) / 「わたしは、わたしは……!」 - pixiv

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, Van Gogh / ゴッホちゃん - pixiv

Fate/Grand Order / わたしは / November 23rd, 2020 - pixiv

Fate/Grand Order, refined taste, drawing within a drawing / わたしは - pixiv

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, Abigail Williams (Fate) / 鯖は渾沌の堝也 - pixiv

Fate/Grand Order, Fate/Grand Order, Van Gogh / ゴッホちゃん - pixiv


 

Singularity Point F - Fuyuki

Singularity Point F – Fuyuki: The Contaminated City in Flames Translated from: http://www.fgostory.blogspot.com/p/main-story.html Sou...

Popular Posts