Friday, November 22, 2019

Review Nightingale

REVIEW NIGHTINGALE
Note: Ini adalah pembahasan tentang Nightingale dan dirinya di nasuverse, juga kalkulasi gameplay dia di FGO. Mohon kesadarannya (bagi non-player & bagi pengunjung biasa) kalo ini akan sedikit berbeda dari kisahnya saat memasuki bagian nasuverse. Tambahan, kalo mau langsung baca bagian nasuverse, ketik CTRL + F, habis itu ketik "pembahasan nasuverse”
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence_Nightingale_(H_Hering_NPG_x82368).jpg
  Yo gengs, jumpa lagi kita di blog ini. Ini di JP fix kan ya Nighty bakal hadir di event natal kali ini? Karena itu kali ini gw bakal ngeripiuw si dia. Kalo yang suka baca-baca tentang ilmu sanitasi dan nyari tau sejarah-sejarahnya, atau yang dari jurusan yang berhubungan dengan perawatan dan kesehatan, seenggaknya pasti tau dia dong. Karakter yang menjadi pelopor dari keperawatan modern sekaligus malaikat yang menyembuhkan kawan dan lawan ini tentu memiliki kisah hidup yang mengesankan. Mau tau cerita lengkapnya? Yuk baca!
  Florence Nightingale, yang biasa dipanggil dengan julukan “Lady with the Lamp”, lahir pada 12 Mei 1820 di Florence, Italia, dan meninggal pada 13 Agustus 1910 di London, Inggris. Dia adalag seorang perawat Inggris, ahli statistik, dan pendukung perubahan sosial yang menjadi filosof dasar keperawatan modern. Nightingale ditugaskan untuk merawat tentara Inggris dan tentara sekutu di Turki selama Perang Krimea. Dia menghabiskan banyak waktu di bangsal, dan kegiatan malamnya adalah memberikan perawatan pribadi kepada yang terluka, membangun citranya sebagai "Lady with the Lamp." Upaya-upayanya untuk memformalkan pendidikan keperawatan membawanya untuk mendirikan sekolah keperawatan berbasis ilmiah pertama, Nightingale School of Nursing, di Rumah Sakit St. Thomas di London (dibuka tahun 1860). Dia juga berperan dalam menyiapkan pelatihan untuk bidan dan perawat di rumah sakit itu. Dia adalah wanita pertama yang dianugerahi Order of Merit (1907). Hari Perawat Internasional, yang diadakan setiap tahun pada tanggal 12 Mei, adalah untuk memperingati hari kelahirannya dan merayakan peran penting perawat dalam pemeliharaan kesehatan.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Embley_Park.jpg
  Florence Nightingale adalah anak kedua dari dua bersaudari dari William Edward dan Frances Nightingale. Nama asli William Edward adalah Shore. Dia mengubah namanya menjadi Nightingale setelah mewarisi tanah paman buyutnya pada tahun 1815. Nightingale dinamai sesuai kota kelahirannya, Florence. Setelah kembali ke Inggris pada tahun 1821, keluarga Nightingale merasakan gaya hidup yang nyaman di antara dua rumah, yaitu Lea Hurst di Derbyshire (di Inggris tengah) dan Embley Park di Hampshire (di selatan-tengah Inggris). Embley Park, sebuah perkebunan besar dan nyaman, menjadi tempat tinggal keluarga utama. Keluarganya melakukan perjalanan ke Lea Hurst di musim panas dan ke London selama musim sosial.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence
_Nightingale_-_Project_Gutenberg_13103.jpg
  Florence adalah anak yang pemikirannya dewasa sebelum waktunya. Ayahnya menaruh minat khusus pada pendidikannya, membimbingnya dengan sejarah, filsafat, dan sastra. Dia unggul dalam matematika dan bahasa, serta mampu membaca dan menulis bahasa Prancis, Jerman, Italia, Yunani, dan Latin pada usia dini. Tidak pernah puas dengan keterampilan tradisional perempuan dalam urusan rumah, ia lebih suka membaca karya para filsuf besar dan terlibat dalam wacana politik dan sosial yang serius dengan ayahnya.
  Sebagai bagian dari keluarga Unitarian yang liberal, Florence memiliki kenyamanan besar dalam kepercayaan agamanya. Unitarian adalah seseorang atau kelompok, terutama Kristen, yang percaya pada ke-Esa-an Tuhan dan menolak doktrin Trinitas. Pada usia 16 tahun, dia mengalami salah satu dari beberapa “panggilan Tuhan.” Dia memandang panggilan khususnya itu sebagai misi untuk mengurangi penderitaan manusia. Perawatan tampaknya merupakan rute yang cocok untuk melayani Tuhan dan umat manusia. Namun, meskipun telah merawat kerabat yang sakit dan penghuni di perkebunan keluarga, upayanya untuk mencari pelatihan perawat dihalangi oleh ibunya sebagai kegiatan yang tidak pantas untuk dilakukan.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Derby_DRI_
stained_glass_window_at_St_Peters_squared.JPG
  Meskipun ada keberatan dari keluarga, Nightingale akhirnya dapat mendaftarkan diri di Institution of Protestant Deaconesses di Kaiserswerth, Jerman untuk pelatihan 2 minggu pada Juli 1850 dan sekali lagi selama 3 bulan pada Juli 1851. Di sana ia belajar keterampilan keperawatan dasar, pentingnya pengamatan pasien, dan nilai organisasi rumah sakit yang baik. Pada tahun 1853, Nightingale berusaha membebaskan diri dari lingkungan keluarganya. Melalui koneksi sosial, ia menjadi pengawas dari Institution for Sick Gentlewomen di Distressed Situance, London, di mana ia berhasil menunjukkan keahliannya sebagai administrator dengan meningkatkan perawatan, kondisi kerja, dan efisiensi rumah sakit. Setelah satu tahun, dia mulai menyadari bahwa jasanya akan lebih berharga di sebuah institusi yang memungkinkannya untuk melatih perawat. Dia mempertimbangkan menjadi pengawas perawat di Rumah Sakit King's College, London.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Coloured_
mezzotint;_Florence_Nightingale,_Wellcome_L0019661.jpg
  Pada Oktober 1853, Kekaisaran Ottoman Turki mendeklarasikan perang terhadap Rusia, menyusul serangkaian perselisihan tentang tempat-tempat suci di Yerusalem dan tuntutan Rusia untuk melakukan perlindungan terhadap subyek Ortodoks dari sultan Ottoman. Inggris dan Prancis, sekutu Turki, berupaya mengekang ekspansi Rusia. Mayoritas aktivitas Perang Krimea berlangsung di Semenanjung Krimea di Rusia. Namun, pangkalan pasukan Inggris dan rumah sakit untuk merawat tentara yang sakit dan terluka didirikan di Scutari (Üsküdar), di seberang Bosporus dari Konstantinopel (Istanbul). Status perawatan orang yang terluka dilaporkan ke London Times oleh koresponden perang modern pertama, wartawan Inggris William Howard Russell. Laporan surat kabar menyatakan bahwa tentara dirawat oleh lembaga medis yang tidak kompeten dan tidak efektif, dan bahwa persediaan paling dasar tidak tersedia untuk perawatan. Publik Inggris berseru tentang perlakuan terhadap tentara dan menuntut agar situasi ditingkatkan secara drastis.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence_nightingale_at_st_thomas.jpg
  Sidney Herbert, sekretaris negara yang berperang untuk pemerintah Inggris, menulis kepada Nightingale, meminta agar ia memimpin sekelompok perawat ke Scutari. Pada saat yang sama, Nightingale menulis kepada temannya, Liz Herbert, istri Sidney, meminta agar ia diizinkan memimpin ekspedisi pribadi. Surat-surat mereka bertemu di pos, tetapi pada akhirnya permintaan masing-masing dikabulkan. Nightingale memimpin sebuah partai yang secara resmi disetujui oleh 38 wanita, berangkat pada 21 Oktober 1854, dan tiba di Scutari di Rumah Sakit Barrack pada 5 November. Tidak disambut oleh petugas medis, Nightingale menemukan kondisi Rumah Sakit yang kotor, persediaan tidak memadai, staf tidak kooperatif, dan kepadatan yang berlebihan. Beberapa perawat memiliki akses ke ruang kolera, dan Nightingale, yang ingin mendapatkan kepercayaan dari ahli bedah tentara di sana, menunggu perintah permintaan bantuan resmi dari militer, melarang partainya mendekati ruang itu. Lima hari setelah kedatangan Nightingale di Scutari, tentara yang terluka dari Pertempuran Balaklava dan Pertempuran Inkerman tiba dan membanjiri fasilitas itu. Nightingale mengatakan itu adalah "Istana Neraka."
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence_
Nightingale_by_Augustus_Egg.jpg
  Untuk merawat para prajurit dengan benar, perlu adanya persediaan yang memadai. Nightingale membeli peralatan dengan dana yang disediakan oleh London Times dan meminta para istri prajurit untuk membantu. Ruangan dibersihkan dan perawatan dasar disediakan oleh perawat. Yang paling penting, Nightingale menetapkan standar perawatan, membutuhkan kebutuhan dasar seperti mandi, pakaian bersih dan perban, dan makanan yang memadai. Perhatian diberikan pada kebutuhan psikologis melalui bantuan dalam menulis surat kepada kerabat dan menyediakan kegiatan pendidikan dan rekreasi. Nightingale sendiri berkeliaran di ruangan pada malam hari, memberikan dukungan kepada pasien, membuatnya mendapatkan gelar "Lady with the Lamp." Dia mendapatkan rasa hormat dari para tentara dan lembaga medis. Prestasinya dalam memberikan perawatan dan dilaporkan mengurangi angka kematian menjadi sekitar 2% memuatnya terkenal di Inggris melalui pers dan surat-surat tentara.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence_
Nightingale_by_Kilburn_c1854.jpg
  Investigasi oleh para sejarawan di abad ke-20 mengungkapkan bahwa tingkat kematian di Rumah Sakit Barrack di bawah perawatan Nightingale sebenarnya jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan, pemerintah Inggris telah menyembunyikan angka kematian yang sebenarnya.
  Pada Mei 1855, Nightingale memulai kunjungan pertama dari rangkaian kunjungan ke Krimea. Namun, tak lama setelah tiba, dia jatuh sakit karena “demam Krimea”, kemungkinan besar adalah brucellosis, yang kemungkinan ditularkan karena minum susu yang terkontaminasi. Nightingale mengalami pemulihan yang lambat karena tidak ada perawatan aktif yang tersedia. Efek yang tersisa dari penyakit ini akan bertahan selama 25 tahun, sering membuatnya terkurung di kamar karena sakit kronis yang parah.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence
_Nightingale_by_Goodman,_1858.jpg
  Pada 30 Maret 1856, Perjanjian Paris mengakhiri Perang Krimea. Nightingale tetap di Scutari sampai rumah sakit itu siap tutup, dan akhirnya kembali ke rumahnya di Derbyshire pada 7 Agustus 1856.
  Meskipun terutama diingat atas prestasinya selama Perang Krimea, prestasi terbesar Nightingale berpusat pada upaya untuk menciptakan reformasi sosial dalam perawatan kesehatan dan keperawatan. Sekembalinya ke Inggris, Nightingale menderita efek brucellosis dan kelelahan. Pada bulan September 1856, ia bertemu dengan Ratu Victoria dan Pangeran Albert untuk membahas perlunya reformasi pembentukan militer Inggris. Nightingale menyimpan catatan detail mengenai jalannya Rumah Sakit Barrack, penyebab penyakit dan kematian di sana, efisiensi perawat dan staf medis, dan kesulitan dalam pemberian informasi. Komisi Kerajaan didirikan, yang mendasarkan temuannya pada data statistik dan analisis yang diberikan oleh Nightingale. Hasilnya ditandai sebagai reformasi dalam sistem medis dan penyediaan militer.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence
_Nightingale_monument_London.jpg
  Pada tahun 1855, sebagai tanda terima kasih dan rasa hormat untuk Nightingale, Nightingale Fund didirikan. Melalui sumbangan pribadi, £45.000 dikumpulkan pada tahun 1859 dan siap membantu Nightingale. Dia menggunakan sebagian besar uang ini untuk melembagakan Sekolah Perawat Nightingale di Rumah Sakit St. Thomas di London, yang dibuka pada tahun 1860. Sekolah itu meresmikan pendidikan keperawatan sekuler, menjadikan keperawatan pilihan yang layak dan terhormat bagi wanita yang menginginkan pekerjaan di luar rumah. Model ini dicontoh di seluruh dunia oleh pengawas wanita dari lembaga kesehatan masyarakat. Model statistik Nightingale, seperti grafik Coxcomb (ia kembangkan untuk menilai angka kematian) dan konsep dasarnya mengenai perawatan tetap berlaku hingga saat ini. Karena alasan ini, ia dianggap sebagai filsuf dasar keperawatan modern.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Florence_
Nightingale_Statue,_London_Road,_Derby.jpg
  Nightingale meningkatkan kualitas kesehatan rumah tangga melalui publikasi yang paling terkenal, Notes on Nursing: What It Is and What It Is Not, yang memberikan arahan tentang bagaimana mengelola orang sakit. Volume ini telah diterbitkan secara terus menerus di seluruh dunia sejak 1859. Reformasi tambahan dibiayai melalui Nightingale Fund, dan sebuah sekolah untuk pendidikan bidan didirikan di Rumah Sakit King's College pada tahun 1862. Percaya bahwa lokasi terpenting untuk perawatan orang sakit adalah di rumah, ia mengadakan pelatihan untuk keperawatan distrik, yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan orang miskin. Komisi Kerajaan kedua memeriksa kesehatan di India, menghasilkan reformasi lingkungan yang besar, sekali lagi berdasarkan data statistik Nightingale.
  Florence Nightingale merasa terhormat dengan menerima gelar Lady of Grace dari Order of St. John of Jerusalem dan dengan menjadi wanita pertama yang menerima Order of Merit. Pada kematiannya di tahun 1910, atas permintaan Nightingale, keluarganya menolak tawaran pemakaman kenegaraan di Westminster Abbey. Sebagai gantinya, ia merasa terhormat dengan layanan di Katedral St. Paul, London. Pemakamannya ada di plot keluarga di Gereja St. Margaret, East Wellow, Hampshire.

=========================================================================

Ok, sekarang masuk ke pembahasan nasuverse
  Namanya adalah Florence Nightingale (フローレンス・ナイチンゲール, Furōrensu Naichingēru), seorang wanita Kerajaan Inggris dari abad ke-18 hingga abad ke-19. Dihormati sebagai gadis terkuat di masanya, keyakinannya yang tanpa syarat adalah menyelamatkan orang-orang. Ia menentang "era" dan "dunia" kejam yang ia jalani dengan kemustahilan, menggunakan cara yang disebut keperawatan dan perawatan kesehatan.
  Ketika dia kembali ke negaranya dari dinas militer sebagai manajer perawat, Nightingale tiba dengan banyak uang, disumbangkan oleh sejumlah besar tentara atas prestasinya sebagai "Malaikat Krimea". Nightingale dengan demikian memulai hidupnya sebagai orang yang berpengaruh, karena ini adalah asal usul dari dirinya yang mencintai masing-masing dan setiap subjek Kerajaan Inggris. Yayasan Nightingale, didirikan dari sumber itu, digunakan untuk mendirikan sekolah pengembangan keperawatan, membangun Rumah Sakit St. Thomas London, dll. Tak lama kemudian, para perawat menerima ajaran Nightingale di Rumah Sakit St. Thomas, dan setelah itu, mereka berangkat dari rumah sakit ke seluruh penjuru dunia, di mana mereka dikatakan telah melakukan kontribusi besar dengan meningkatkan kualitas keperawatan dan kebersihan di mana pun mereka bisa. Tindakannya, sedikit demi sedikit tapi pasti, telah mengubah dunia. Bahkan sekarang, setiap praktisi perawat mengambil sumpah moral untuk membantu mereka yang membutuhkan, yang dikenal sebagai "Nightingale’s Pledge/Sumpah Nightingale".
"I want to save people"

  Keinginan itu sangat kuat. Meskipun berasal dari kalangan atas yang makmur, dan meski diperlakukan sebagai bunga masyarakat kelas atas, Nightingale muda telah bercita-cita untuk menjadi perawat, yang dianggap sebagai pekerjaan yang rendah. Secara alami, tentu dia ditentang. Dengan keras ditentang oleh kakak perempuan dan ibunya. Meskipun dikatakan sampai taraf tertentu bahwa ia jatuh ke dalam kegilaan, tapi ia tidak pernah menyerah, dan ia belajar di luar negeri di Institut Kaiserswerth Jerman yang memiliki perawatan medis mutakhir abad ke-18.
  Setelah memperoleh pengetahuan dan teknik keperawatan dan perawatan medis, Nightingale melakukan reformasi sistem keperawatan sebagai pengawas sebuah klinik di Harley Street, London. Menggunakan dana pribadi untuk membangun fasilitas modern, ia juga berusaha untuk memperbaiki situasi perawat. Setelah itu, ia menerima permintaan Sidney Herbert (kenalannya sekaligus seorang Menteri Perang) dan berangkat ke Perang Krimea sebagai manajer perawat Rumah Sakit Tentara Kerajaan Inggris, tetapi, apa yang dia temukan di sana, adalah neraka.
by Keitarou Takahashi
  Dengan kondisi tidak bersih yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang perawatan medis dan keperawatan, serta banyaknya peraturan kuno merajalela, Nightingale menguatkan dirinya sendiri dan para perawat yang bersama-sama dengannya dalam melakukan reformasi perawatan medis masa perang yang telah direduksi menjadi kondisi yang sangat buruk. Meskipun "tingkat kematian klinik perang melonjak" untuk sementara waktu, dia melanjutkan pekerjaannya tanpa membengkokkan kepercayaannya dan secara menyeluruh menegakkan dan meresapi kesehatan sanitasi dan keperawatan yang tepat, mengumpulkan bahan-bahan dengan mengeluarkan dana pribadi tanpa penyesalan, dan setelah setengah tahun, membawa kesuksesan dengan menyelamatkan banyak nyawa. Akhirnya, ia berhasil mengekang tingkat kematian yang mendekati 40% menjadi hanya 5%.
Para prajurit mengatakan ini,
"Aku melihat seorang malaikat."

  Setiap surat kabar London memuji bahwa Nightingale memang malaikat sejati yang terbang ke medan perang. Orang-orang tergila-gila pada pahlawan wanita yang muncul di zaman Ratu. Ada banyak pujian. Dia akan menerima permintaan untuk liputan berita, proposal untuk menikah, dan sebagainya, tapi dia tidak tersenyum. Dia bukan malaikat. Hanya, seseorang hanya menyelamatkan orang lain.
  Nightingale terus bekerja, melakukan reformasi besar dalam perawatan medis masa perang dan kesehatan militer. Membawa Ratu Victoria sebagai sekutu, yang merupakan kepala negara pada saat itu, ia mempromosikan reformasinya. Tindakan mempromosikan analisis catatan medis demi reformasi tersebut juga dikenal sebagai cikal bakal studi statistik. Lebih jauh lagi, dia melakukan perbaikan semua klinik domestik, melatih inspektur kesehatan pemerintah dalam mencegah epidemi, mereformasi rumah tahanan, dan sebagainya. Tanpa puas dengan pujian, ia tetap menentang "dunia yang penuh kematian" dengan sungguh-sungguh.
"Jika itu demi menyelamatkan nyawa, tidak ada masalah bila kehilangan nyawa"

by Keitarou Takahashi
  Keyakinan yang terlalu murni dan sikap yang hebat mungkin akan dievaluasi sebagai "kegilaan dan horor" pada waktu-waktu tertentu. Karena itu, dia diberi kelas Berserker. Dia mungkin enggan tentang itu, tapi jika itu akan menyelamatkan orang, dia tidak akan keberatan sama sekali.
  Malaikat Krimea yang hadir dan mengandi kepada orang yang sakit, terluka, dan sekarat dalam keyakinannya. Wanita yang memiliki keyakinan. Di hadapan semua kesulitan yang tak terhitung banyaknya, Nightingale tidak akan pernah meninggalkan keyakinannya. Satu-satunya perilakunya yang ideal adalah menyelamatkan orang. Pemilik mentalitas ulet yang tidak pernah berkecil hati dan mengucapkan kata-kata yang harus diucapkan, tidak peduli siapa pun orangnya, bahkan jika itu ditujukan untuk Raja Kerajaan Inggris. Nama panggilannya adalah "Little War Office". Karena perwujudannya saat ini, dia berada dalam kondisi di mana mentalitasnya dikatakan dikombinasikan dengan Mad Enhancement EX, tidak seperti apa yang ada dalam kisah hidupnya (mungkin), dan dengan demikian, "dia tidak mendengarkan orang sama sekali." Nightingale berbicara dengan ekspresi tenang, tetapi sulit untuk mencapai saling pengertian karena hanya itu yang dia ucapkan pada dirinya sendiri.
  Bagi Nightingale, yang keberadaannya dikonsolidasikan ke satu titik untuk selalu menyelamatkan seseorang, dia tidak terlalu mengenali Masternya. Meski dia samar-samar mengenali "komandan pasukannya sendiri", dia akan tanpa henti mengatakan hal-hal seperti "Anda harus meningkatkan sanitasi anda" dan "Apakah asupan nutrisi anda sudah cukup?" Namun, dia tidak mendengarkan balasan. Dia ingin melakukan operasi penyelamatan, perawatan, peningkatan sanitasi, dan sebagainya.
  Nightingale percaya bahwa rasa sakit adalah bukti dari keberlangsungan hidup seseorang. Dia senang merawat orang lain, tetapi akan sedih jika semua upaya keperawatannya terhapus begitu pasiennya masuk ke dalam bahaya. Karena itu, ia meminta pasiennya untuk tidak melakukan pekerjaan dan aktivitas mereka secara berlebihan. Dia suka memelihara sanitasi, kebersihan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
"Apakah ada hal lain yang penting di dunia ini?”

  Sementara dia tidak menyukai lingkungan yang kotor dan membusuk, serta cedera dan penyakit.
"Apa yang bisa lebih buruk daripada neraka di bumi ini?"

  Mungkin karena zamannya ia hidup, Nightingale percaya bahwa sihir adalah bagian dari ilmu gaib dan bahwa perawatan medis tidak perlu dilakukan dengan sihir atau apa pun yang terkait dengan ilmu gaib.
  Nightingale disummon dalam Singularitas E Pluribus Unum. Dia awalnya merupakan bagian dari pasukan Edison, merawat tentara Amerika yang terluka yang berperang melawan pasukan Celt. Dia adalah Servant pertama yang bertemu kita dan Mashu ketika tiba di sana. Pada awalnya, dia tidak mau membantu karena harus merawat para prajurit yang terluka, tetapi dia setuju untuk membantu ketika dia mengetahui bahwa menghancurkan Singularitas akan membuat luka semua orang hilang. Dia membantu kita dalam perjalanan, seperti membantu Sita menyembuhkan luka Rama, dan bahkan bertindak sebagai salah satu pemimpin United American and Resistance Army.


ATK: 1,573/10,184
HP: 2,232/15,221
Grail ATK: 11,148
Grail HP: 16,675
Voice Actor: Sawashiro Miyuki
Illustrator: Takahashi Keitarō
Attribute: Man
Growth Curve: Semi S
Star Absorption: 10
Star Generation: 5%
NP Charge ATK: 0.77%
NP Charge DEF: 5%
Death Rate: 56.8%
Alignments: LawfulGood
Gender: Female
Height/Weight: 165cm52kg
Source: Historical Fact
Region: Europe
Role: healer, Buster support, debuffer, anti-instakill support, anti-humanoid
Traits: Female, Humanoid, Servant, Weak to Enuma Elish







DECK
QAABBEx
Q: 6 hit
A: 2 hit
B: 1 hit
Ex: 3 hit
  Untuk NP gain, chain terbaik dia adalah AQAEx. Dengan NP charge atk 0,77%, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Arts + Quick + Arts + Extra
= 6,16% + 11,55% + 10,78% + 7,70%
= 36,19%
Arts dia rendah, tapi uniknya, dia malah tertolong oleh Quick.

  Untuk stargen, chain terbaik dia adalah BBQEx. Dengan stargen 5%, Buster up dari passive 12%, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Buster + Buster + Quick + Extra
= 16,2% + 21,8% + 1110% + 525%
= (0 star dan 16,2% untuk 1 star) + (0 star dan 21,8% untuk 1 star) + (11 star dan 10% untuk 12 star) + (5 star dan 25% untuk 6 star)
= 16~20 star
Lagi-lagi dia tertolong sama Quick cardnya.

NOBLE PHANTASM
Name: Nightingale Pledge - I Will Abstain From Whatever Is Deleterious And Mischievous
Rank: C > C+ (ada interlude)
Classification: Anti-Army
Type: Arts
Hit-Count: -
Range: 0~40
Maximum number of targets: 100 people
Effect: Reduces all enemies' attack by 50% for 1 turn + Removes party's debuffs + Recovers party's HP (NP1 3000)
Overcharge Effect: Reduces their NP damage (50~100% di level 10) for 1 turn.
« Treatment, start."
"I will abstain from everything that is harmful and everything that is poisonous. I will stop them with all my strength and guide everybody to happiness!"
"Nightingale Pledge! »
- Berserker

  Nightingale Pledge: I Will Abstain From Whatever Is Deleterious And Mischievous (我はすべて毒あるもの、害あるものを絶つナイチンゲール・プレッジ, Ware wa Subete Doku aru mono, Gai aru mono wo TatsuNaichingēru Purejji) adalah NP milik Nighty. Bukan hanya mentalitas Nightingale yang disublimasikan, yang berlari ke medan perang dan menentang kematian, tetapi bahkan ada hubungan dengan konsep perawat sebagai "malaikat putih yang menyelamatkan yang sakit dan terluka", yang berlaku di zaman modern berkat anekdotnya sendiri. Raksasa tubuh bagian yang besar dari "Dewi Berkain Putih dari Baja", yang sangat mirip dengan Nightingale, muncul sebagai Stand dan mengayunkan pedangnya ke bawah.
https://www.reddit.com/r/grandorder/comments/8vlndz/nurse_of_steel/
  Nightingale Pledge meniadakan semua toksisitas dan kebencian dalam rentang efektifnya, menonaktifkan semua senjata dan Noble Phantasm, serta menyembuhkan racun dan efek status buruk dalam kasus Servant. Pedang jatuh dari tangan, senjata tidak menembakkan peluru, bom menghentikan reaksi kimianya, Magecraft berhenti bekerja, dan nama asli Nobel Phantasm tidak dilepaskan. Zona aman absolut yang diproduksi secara paksa. Ini juga sangat menyembuhkan stamina dan Mana dari target yang dipilih.
  Untuk gameplay, efeknya bagus banget lho. Meski hanya berefek selama 1 turn, tapi dia bisa sangat menurunkan output damage dan NP dari semua musuh. Juga, NP ini menghapus semua debuff dan memberikan heal yang ga kecil.

ACTIVE SKILL
1.      Nurse of Steel
Rank: A > A+ (ada strengthen)
Effect: Recovers one ally's HP (4000 di level 10) + Grants them Debuff Immunity for 3 times, 3 turns + Grants them Instant-Kill Immunity for 1 time, 3 turns.
Cooldown: 7/6/5
Nurse of Steel (鋼の看護, Hagane no Kango) adalah Skill di mana dia dapat mengobati cedera sekutu menggunakan pisau bedah dan obat-obatan yang dibuat dari energi sihir. Diperkuat oleh anekdot dari orang-orang yang ia selamatkan, bahkan cedera paling serius pun bisa diobati. Pengobatan dimungkinkan baik pasien adalah manusia atau Servant. Sementara teknik yang dia gunakan berasal dari abad ke-18 hingga 19, yang lain yang mencoba meniru tekniknya tidak bisa mencapai hasil yang sama.
Untuk gameplay, skill ini membuatnya bisa ngeheal salah satu ally dengan heal yang cukup besar, juga membuat mereka kebal dari debuff dan instakill. Ga banyak yang punya anti-instakill di game ini.
2.      Human Comprehension
Rank: A
Effect: Increases own damage (50% di level 10) against Humanoid enemies for 3 turns + Increases own defense (25% di level 10) against Humanoid enemies for 3 turns.
Cooldown: 8/7/6
A.k.a Human Anatomy Understanding (人体 理解, Jintai Rikai) adalah Skill yang memungkinkannya untuk memahami cara kerja bagian dalam tubuh manusia, seperti sepotong mesin presisi.
Semua tindakan yang dimaksudkan untuk menyembuhkan, baik melalui Skill, Magecraft, dll ditingkatkan. Dia dapat menargetkan titik vital musuh dengan presisi ekstrim, dan semua kerusakan yang ditimbulkan meningkat. Selain itu, semua kerusakan yang diterima olehnya berkurang. Pengetahuan Nightingale tentang anatomi tidak hanya terekam dalam ingatannya, tetapi juga tertanam dalam tubuh dan nalurinya. Perasaan Sanson juga punya skill kaya gini, kok efeknya beda?
Untuk gameplay, skill ini membuatnya memberikan bonus damage kalo ngelawan musuh humanoid, yang artinya hampir semua Servant, sekaligus bertahan dari mereka.
3.      Angel's Cry
Rank: EX
Effect: Increases one ally's Buster performance (50% di level 10) for 3 turns.
Cooldown: 7/6/5
Angel's Cry (天使 , Tenshi no Sakebi) adalah Skill yang mewakili tangisan dari hati wanita yang dikenal sebagai Angel of Crimea. Menggerakkan jiwa-jiwa dari mereka yang mendengarnya, memberikan dorongan yang luar biasa pada naluri bertahan hidup mereka.
Untuk gameplay, skill membuatnya bisa memberikan Buster up ke salah satu ally, membuatnya sebagai Servant pertama yang memberikan Buster up 50%. Yup, dia dateng duluan sebelum Merlin

PASSIVE SKILL
Name: Mad Enhancement
Rank: EX
Effect: Increases own Buster performance by 12%.
Meningkatkan semua parameter, tetapi kehilangan sebagian besar kewarasan. Nightingale berbicara dengan ekspresi tenang, tetapi sulit untuk mencapai saling pengertian karena hanya itu yang dia ucapkan.

BOND CE
Name: Indomitableness
Illustrator: ?
Min/Max ATK: 100/100
Min/Max HP: 100/100
Stars: 4
Cost: 9
Max Level: 80
Craft Essence ID: 334
Effect: When equipped on Nightingale, increases party's Buster performance by 10% and healing received by 20% while she is on the field.
Lore:
She once fought and struggled non-stop, not only on the battlefield but also in England. Having not been satisfied by the praise of her great achievements in Crimea, she continues to challenge the world.
In this world, if no one lends a helping hand, or if everyone remains silent on the sidelines, lives will easily slip away. Unsanitary conditions, indifference and ignorance, various sources of sickness— including the world, are all her enemies.
Still, she continues to defy all odds. At this moment, many ’nurses’ who carry on her legacy and pledge fight her war, one that will not end, even during present times.

Saran CE
Bond CE dia
Tsukimihara Student Council
White Cruising
Battle Olympia
Sweet Days
Detective Edmond ~Foreign Nation Infiltration Arc~
The Moment of Peace
Welcome to ONILAND!!
Kiss Your Hand
Before Awakening
Cheer for Master
Silver-Glittering Snow​ Goddesses
2030
Halloween Petit Devil
Magical Girl of Sapphire
Volumen Hydrargyrum
Mikotto! Bridal Training
Iron-Willed Training
Bathing Moon Goddess
Dll

Saran Servant separty
Tamae
Hans
Waver
Helena
Mashu
George
Leonidas
Eliz Lancer
Teach
Yagyuu
Jeanne Summer
Any Buster Servant
Dll

Kelebihan
Bisa memberi damage tinggi ke Servant karena skill 2 + kelasnya sebagai Berserker
Sejauh ini dialah yang punya NP dmg down tertinggi
Healnya gede
Star absorb rendah dan Quicknya ajib, membuat dia makin cocok jadi support
Anti-instakill

Kekurangan
Artsnya kalah sama Quick
Jadi Berserker, dia punya kemungkinan mati duluan sebelum punya kesempatan
Durasi efek di NP hanya 1 turn.

Kesimpulan
Nighty adalah Buster support terfokus pertama dan bagus banget. Merlin tentu mencuri perannya, tapi Nighty masih bisa eksis karena beberapa hal. Atk down dan NP damage down yang besar di NPnya membuatnya menjadi musuh alami bagi Servant dengan buff removal.

Sekian artikel kali ini, yuk kalo mau komen (sekedar iseng) ataupun kritik
Jangan lupa follow ya
















No comments:

Singularity Point F - Fuyuki

Singularity Point F – Fuyuki: The Contaminated City in Flames Translated from: http://www.fgostory.blogspot.com/p/main-story.html Sou...

Popular Posts