Sunday, July 15, 2018

Marie Antoinette

MARIE ANTOINETTE
Note : Ini adalah pembahasan tentang Marie dan dirinya di nasuverse, juga kalkulasi gameplay dia di FGO, mohon kesadarannya (bagi non-player & bagi pengunjung biasa) kalo ini akan sedikit berbeda dari kisahnya saat memasuki bagian nasuverse. Tambahan, kalo mau langsung baca bagian servant, ketik CTRL + F, habis itu ketik "List Marie”
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Marie_Antoinette_by_Joseph_Ducreux.jpg
  Yahalo, kita ketemu lagi di blog ripiuw yg satu ini. Gimana nih kabar klean yg masih sekolah? Besok udah masuk lho, jangan males-malesan lagi. Saya yakin klean yg main FGO NA, mayoritas udah kelar Camelot kan? Ya iyalah, guide bertebaran kok. Kalo di FGO JP mungkin masih hype dengan rilisnya Napoleon sebagai pertanda akan datangnya Lost Belt 2. Oh iya, untuk kalian yg ingin tahu seberapa besar NP damage Napoleon, bisa dicek di page Fate/Maca Review, cek bagian pinned post (Pillar Data).
  Kali ini w bakal bahas tentang Marie Antoinette, Rider yg kurang diminati padahal survivability-nya tinggi. Mungkin beberapa dari kalian tau tentang dia dari nama syndrome yg menyebabkan warna rambut menjadi putih, kaya MC dari anime para psi*****. Penggila & penggali sejarah Prancis pasti tau dia dong. Kuy simak kisahnya.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:CoA_of_Marie-Antoinette
_of_Austria.png
  Maria Antonia JOsepha JOanna (2 November 1755 ~ 16 Oktober 1793, Wina, Austria), atau lebih dikenal sebagai Marie Antoinette, adalah ratu terakhir Prancis yang memicu kerusuhan terkenal yang menyebabkan Revolusi Perancis dan penggulingan monarki pada Agustus 1792. Ia menjadi simbol dari kelebihan monarki dan sering dikreditkan dengan kutipan terkenal "Let them eat cake" meskipun tidak ada bukti dia benar-benar mengatakannya. Sebagai permaisuri Louis XVI, Marie Antoinette dipenggal kepalanya 9 bulan setelah suaminya dipenggal atas perintah pengadilan Revolusioner. Dia berumur 37 tahun saat itu.
  Marie Antoinette adalah keturunan ke-15 dan merupakan anak paling bungsu kedua dari Maria Theresa (permaisuri Austria) dan Kaisar Romawi Suci, Francis I. Dia menjalani masa kanak-kanak yang relatif riang. Pendidikan Marie Antoinette khas seorang gadis aristokrat abad ke-18 dan berfokus terutama pada prinsip-prinsip agama dan moral, sementara saudara-saudaranya mempelajari materi pelajaran yang lebih akademis.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:C%C3%A9r%C3%
A9monie_du_mariage_du_Dauphin_de_France
_Louis-Auguste,_futur_Louis_XVI.jpg
  Dengan berakhirnya Perang Tujuh Tahun pada 1763, penguatan aliansi rapuh antara Austria dan Perancis menjadi prioritas bagi Permaisuri Maria Theresa (menyatukan aliansi melalui hubungan perkawinan adalah praktik umum di kalangan keluarga kerajaan Eropa pada saat itu).
  Pada 1765, Louis, dauphin de France (juga dikenal sebagai Louis Ferdinand, putra raja Perancis Louis XV) meninggal. Kematiannya meninggalkan cucu raja berusia 11 tahun, Louis-Auguste, sang pewaris tahta Prancis. Dalam beberapa bulan, Marie Antoinette dan Louis-Auguste, calon Raja Louis XVI, berjanji untuk menikah satu sama lain.
  Pada 1768, raja Prancis, Louis XV, mengirim seorang guru ke Austria untuk menginstruksikan masa depan calon cucunya. Guru itu menemukan kalau Marie Antoinette lebih cerdas dari yang dia kira, tetapi juga mengatakan kalau dia agak malas dan sangat sembrono, dia sulit untuk diajar. Marie Antoinette masih anak-anak berusia 14 tahun saat itu. Dia cantik, dengan mata biru keabuan dan rambut pirang. Pada Mei 1770, ia berangkat ke Prancis untuk menikah, dikawal 57 gerbong, 117 pejalan kaki, dan 376 kuda. Marie Antoinette dan Louis-Auguste menikah pada 16 Mei 1770.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Royal_Monogram
_of_Queen_Marie-Antoinette_of_France.svg
  Louis XV meninggal pada 1774, dan Louis-Auguste menggantikannya di takhta Prancis sebagai Louis XVI, membuat Marie Antoinette (usia 19 tahun) sebagai ratu Prancis.
  Kepribadian Louis XVI dan Marie Antoinette cukup jauh berbeda. Louis itu introvert, pemalu dan bimbang, suka sendiri untuk membaca maupun mempelajari seni pengrajin logam. Sedangkan Marie itu bersemangat, ramah dan berani, kupu-kupu sosial yang menyukai perjudian, pesta, dan fashion mewah. Ketika Louis tidur sebelum tengah malam, pesta pora Marie Antoinette baru mau dimulai. Ketika Marie baru bangun sebelum tengah hari, Louis sudah bekerja berjam-jam.
  Pada 1778, Marie Antoinette melahirkan Marie-Thérèse-Charlotte. Anak keduanya (Louis XVII masa depan) lahir pada Maret 1785.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Collier_reine_Breteuil.jpg
  Selama tahun 1780-an, tak terhitung jumlah pamflet yg menuduh ketidaktahuan, kemewahan, dan perzinaan Marie Antoinette. Bahkan beberapa menampilkan kartun cabul dan yang lain menjuluki dia sebagai "Madame Deficit."
  Pada saat itu, pemerintah Prancis mengalami gejolak keuangan dan panen yang buruk, meningkatkan harga gandum di seluruh negeri, membuat Marie Antoinette yang gaya hidupnya luar biasa mewah dijadikan sasaran kemarahan massa. Tuduhan kepadanya memuncak dalam Affair of the Diamond Necklace (1785), di mana ratu dituduh secara tidak adil telah membentuk hubungan yang tidak bermoral dengan seorang kardinal. Pendapat lain mengatakan kalau dia menyelundupkannya ke London untuk dijual dalam bentuk potongan-potongan. Skandal itu mendiskreditkan monarki dan mendorong para bangsawan untuk menentang semua reformasi keuangan yang diadvokasi oleh para menteri raja. Meskipun Marie Antoinette terbukti tidak bersalah atas keterlibatan apa pun, tapi di mata rakyat dia dianggap bersalah. (Kok kasusnya kaya ga asing ya sama keadaan Indonesia sekarang)
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Hameau_de_la_Reine_-_
Ch%C3%A2teau_de_Versailles.jpg
  Mencegah kritik publik agar tak mengubah perilakunya, pada tahun 1786 Marie Antoinette mulai membangun Hameau de la Reine, kastil mewah di dekat Petit Trianon di Versailles. Dia hampir selalu tanpa raja di sana. Sekitar waktu ini rumor pertama muncul tentang hubungannya dengan diplomat Swedia, Count Axel von Fersen.
  Pada 14 Juli 1789, 900 pekerja dan petani Perancis menyerbu penjara Bastille untuk mengambil senjata dan amunisi, menandai awal Revolusi Prancis. Pada tanggal 6 Oktober tahun itu, kerumunan diperkirakan 10.000 orang berkumpul di luar Istana Versailles dan menuntut raja dan ratu dibawa ke Paris. Di Istana Tuileries di Paris, Louis XVI hampir lumpuh dan Marie Antoinette segera melangkah ke tempatnya, bertemu dengan para penasihat dan duta besar, mengirim surat penting kepada para penguasa Eropa lainnya, memohon mereka untuk membantu menyelamatkan monarki Perancis.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Anonymous
_-_Prise_de_la_Bastille.jpg
  Dalam sebuah plot yang ditulis oleh Marie Antoinette dan kekasihnya, Count Axel von Fersen, keluarga kerajaan berusaha melarikan diri Prancis pada Juni 1791, tetapi mereka ditangkap dan dikembalikan ke Paris. Pada bulan September tahun itu, Raja Louis XVI setuju untuk menegakkan konstitusi baru yang disusun oleh Majelis Konstituante Nasional sebagai imbalan untuk menjaga setidaknya kekuatan simbolisnya.
  Namun pada musim panas 1792, saat Prancis berperang dengan Austria dan Prusia, pemimpin Jacobin radikal (Maximilien de Robespierre) menyerukan pemecatan raja. Pada bulan September 1792, setelah sebulan melakukan pembantaian yang mengerikan di Paris, Konvensi Nasional menghapuskan monarki, mendeklarasikan pembentukan Republik Perancis, dan menangkap raja beserta ratu.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Ex%C3%A9cution_de
_Marie_Antoinette_le_16_octobre_1793.jpg
  Marie difitnah sebagai personifikasi kejahatan monarki. Pada saat yang sama, Marie Antoinette juga diagungkan sebagai puncak fashion dan kecantikan.
  Marie Antoinette dikirim ke guillotine pada 16 Oktober 1793. Beberapa bulan sebelumnya (pada bulan Januari 1793), republik baru yang radikal memerintahkan Raja Louis XVI untuk diadili, memvonisnya berkhianat dan mengutuknya sampai mati. Pada 21 Januari 1793, dia diseret ke guillotine dan dieksekusi.
  Pada bulan Oktober (sebulan sebelum Pemerintahan Teror yang terkenal penuh darah dan merenggut puluhan ribu nyawa Prancis), Marie Antoinette diadili karena tuduhan pengkhianatan dan pencurian, serta tuduhan pelecehan seksual terhadap putranya sendiri (tidak terbukti). Setelah persidangan 2 hari, juri yang semuanya laki-laki mengatakan Marie Antoinette bersalah atas semua tuduhan.
  Pada malam sebelum eksekusi, dia menulis surat terakhirnya kepada saudara iparnya, Elisabeth. 
"Aku tenang," 
"seperti orang-orang yang hati nuraninya bersih."

  Kemudian, pada saat sebelum eksekusi, ketika imam yang hadir memberitahunya untuk memiliki keberanian, Marie Antoinette menjawab,
"Courage? The moment when my ills are going to end is not the moment when courage is going to fail me."

  Marie Antoinette Syndrome adalah suatu kondisi di mana semua rambut di kepala tiba-tiba berubah menjadi putih. Rumor mengatakan bahwa rambut Marie berubah putih saat malam sebelum ia dijadwalkan dieksekusi di guillotine.
  Seperti yg Thomas Jefferson pernah katakan, dia memprediksi kalau Marie Antoinette akan dilihat oleh anak cucunya dengan pendapat
"Saya pernah percaya bahwa jika tidak ada Ratu, tidak akan ada revolusi."





List Marie yang ada di nasuverse
-          Marie (Rider)
-          Marie Summer (Caster)







4 comments:

Anonymous said...

Is that a fucking JoJo reference...???!!

Anonymous said...

Definitely

Unknown said...

Loh kok gk digabung min? Antara History nyata sm History Fate GO nya

Birb Dechi said...

soalnya ada 2 Marie di FGO JP, Rider sama Caster (Summer)

Singularity Point F - Fuyuki

Singularity Point F – Fuyuki: The Contaminated City in Flames Translated from: http://www.fgostory.blogspot.com/p/main-story.html Sou...

Popular Posts