Showing posts with label #samsara. Show all posts
Showing posts with label #samsara. Show all posts

Friday, April 5, 2019

Kama (Beast III/L)

KAMADEVA (BEAST III/L)
  Nama dari Beast III/L adalah Kamadeva. Jika Beast III/R, alias Kiara, adalah inkarnasi dari cinta pada diri sendiri yang “mengisi alam semesta dengan cinta kepada dirinya”, maka Kama adalah inkarnasi cinta ke orang lain yang “menghabiskan alam semesta dengan cinta yang diarahkan pada semua umat manusia”.
  Kama/Mara adalah orang yang sombong, sadis, dan memandang rendah kemanusiaan dalam ucapan dan tingkah lakunya. Namun, tidak peduli seperti apa dia sebenarnya, dia adalah seseorang yang dapat mencintai, oleh karena itu dia juga dapat dihancurkan oleh hasrat.
  Menggunakan cinta demi merusak orang lain adalah apa yang membuat Kama/Mara menjadi Beast.
  Awalnya, dia sebuah bunrei yang hanya merupakan fragmen dari Divine Spirit Kama/Mara (sama kaya Tamamo yang merupakan bunrei dari Amaterasu), tapi ia dapat bermanifestasi sebagai Pseudo-Servant dengan meminjam bentuk manusia.
  Kama sangat membenci Parvati. Parvati (tanpa sengaja) membagi tubuh gadis yang yang dirasukinya menjadi sisi baik dan jahat, dan tentu Parvati mengambil sisi baiknya. Mengambil sisi jahatnya, Kama bereinkarnasi sebagai Kama yang sekarang ini. Begitulah caranya dia berakhir sebagai dewa wanita dan bukan dewa laki-laki. Dia dulunya adalah dewa laki-laki, setidaknya sebelum dia dibakar Dewa Siwa dan menjadi Ananga (orang tanpa tubuh) di Imaginary Number Space. Artinya, dia itu sempet genderless saat jadi Ananga. Dia baru menjadi dewi saat menggunakan tubuh Sakura. Makanya kalo ada dari kalian yang bilang kalo Kama itu sama kaya Da Vinci (laki-laki dalam tubuh wanita), kalian salah.
  Kama/Mara memiliki emosi yang disebut cinta, eksistensinya yang beragam, serta aspek negatifnya yang tersembunyi.
  Eksistensi Kama/Mara awalnya tidak stabil. Inti divinity-nya, yang mengasosiasikan cinta dengan rasa sakit, cocok dengan nasib tubuh yang dirasukinya, sehingga ia memperoleh Saint Graph yang lebih solid sebagai hasilnya.
  Secara umum, perbandingan Kama : Mara dalam tubuhnya (non-Beast) adalah sekitar 6 : 4.
  Mirip dengan Divine Spirit Servant seperti Ishtar, dia memiliki karakter (watak dan sifat) dari gadis yang dia rasuki, tetapi bukan kepribadian mereka.
  Umumnya, rasio perbandingan Kama dengan Mara adalah 6 : 4. Namun ketika rasio Mara meningkat, Saint Graph-nya bangkit sebagai Beast.
  Kama memperoleh tubuh alam semesta, setara dengan Raja Iblis Mara yang mendapatkan kekuatan wilayah tak terhingga. Gabungan keduanya adalah bencana terburuk saat ini.
  Kama menjadi entitas yang mengandung bencana yang dikenal sebagai “Banjir Cinta dan Hasrat”.
https://www.pixiv.net/member_illust.php?mode=medium
&illust_id=73961147
  Itu cukup untuk membuatnya memenuhi syarat sebagai bentuk awal dari Beast yang akan menghancurkan umat manusia.
  Meskipun memiliki tujuan yang berbeda dari Kiara, sebagai sesama Beast of Lust, ia juga memanifestasikan diri di Labirin Ooku.
  Awalnya adalah Dewa Cinta yang diciptakan untuk mendekatkan cinta orang lain, dan kemudian dimusnahkan karena suatu insiden, hanya untuk mendapatkan nothingness sebagai hasilnya, membuatnya bosan dengan cinta. Karena itu, ia mencoba mengisi segala sesuatu dengan cintanya yang tak terbatas. Jika alam semesta (umat manusia) dapat dipenuhi dengan cintanya, cinta dari orang yang tidak menyenangkan dan menyebalkan tidak akan ada.
  Seorang Beast yang melimpahi umat manusia dengan (panah) hasrat yang dapat membakar alam semesta.
Do as you wish.Become as useless as you wish.Even if you degrade into livestock, I will love and affirm you to the end

  Ucapan memanjakan semacam itu adalah mungkin bagi Kama/Mara. Kepada semua umat manusia di alam semesta, kepada masing-masing dan setiap dari mereka, Kama akan memberikan lebih banyak cinta (godaan) daripada yang pernah dia berikan kepada Buddha Gautama.
However immeasurable the worldly desires are, I vow to overcome them all──────isn't that harsh? I'll burn all worries for you

  Wujud itu, ketika dia tersenyum sambil mengejek dan mempermainkan sumpah Bodhisattva, sangat cocok untuk musuh besar agama Buddha yang dikenal sebagai Raja Iblis Mara.
  Kelasnya sebagai Beast ditentukan berdasarkan sifat aslinya yang disebutkan di atas. Dewa cinta adalah gelar palsu. Dia telah menjadi Dewa-Iblis, bencana besar yang menyelamatkan umat manusia secara luas.
  Beast III/L, salah satu aspek dari 7 Evils of Mankind. Dia mewakili prinsip “lust”.
  Sama seperti para Beast sebelumnya, Kama tentu dikalahkan oleh banyak faktor. Dulu, Goetia dilemahkan oleh penciptanya sendiri, Solomon. Tiamat (yg dalam mode menyegel diri sendiri karena cintanya pada anak-anaknya) berhasil dilemahkan oleh King Hassan. Kiara (yg masih dalam tahap awal menjadi Beast) dilemahkan oleh KP. Kama ga beda dari Kiara, sebagai sesama “tahap awal menjadi Beast”. Mereka bisa dikalahkan bukan karena kekuatan kita berhasil melampaui kekuatan mereka, tapi karena kita bisa berpikir dengan logika dan konsep yang berlawanan dengan milik mereka. Well, ending pas lawan Beast I dan Beast II emang tetep make fisik sih (pukulan bertubi-tubi untuk Goetia yang hampir mati dan full power Enuma Elish untuk Tiamat), tapi pas lawan Beast III/R maupun L bener-bener ngelawan konsep pake konsep sampe akhir.
  Inget apa yang pernah Fou katakan di Time Temple, bahwa tidak semua Beast harus dikalahkan melalui pertempuran. Kita benar-benar mengalahkan Kama bukan dengan mengalahkannya dengan kekuatan hebat, tetapi menggunakan konsep dan logika. Kita berhasil mengubah konsepnya sendiri menjadi melawannya dan memanfaatkan legenda konseptual Kasuga dengan sempurna. Bahkan tiruan pedang Muramasa yang dipake Yagyu ga lebih dari pedang biasa yang dilapisi konsep. Tbh, ini yang bikin nasuverse menarik, karena menang kalahnya suatu pertarungan ga ditentukan oleh raw power, tapi dari compatibility. Kalo boleh oot, gw bakal bilang kalo nasuverse sama dengan Jojo dalam hal ini.
  Mengenai kekalahan Kama di event Labirin Ooku, bakal gw ceritain ringkasannya. Mata Hari dan Scheherazade make NP mereka untuk menolong Kasuga mendapatkan kembali otoritasnya atas Ooku yang telah direbut Kama. Yagyu, dengan tiruan pedang Muramasa, berhasil menebas semua klon dan secara paksa memutus ikatan antara Kama dan Ooku. Kasuga mendapatkan kembali otoritasnya dan memojokkan Kama. Parvati, dengan Trishula Shakti-nya, melancarkan serangan terakhir yang mengalahkan Kama.
Bonus, made by Chaldea tea party
  Kenapa Kama berhubungan dengan Ooku? Itu karena dia adalah Dewi Cinta, dan dia mendapatkan cinta yang sangat banyak dari Kasuga, sehingga Labirin milik Kasuga itu lama kelamaan berubah jadi milik Kama (secara konseptual), mengubahnya jadi alam semestanya sendiri dan membuat dirinya jadi Beast.
  Setelah kalah, Kiara lah yang mendaftarkan Kama ke Throne of Heroes agar bisa disummon oleh Chaldea.

ATK: 2080/13464
HP: 2745/18720
Grail ATK: 15,464
Grail HP: 20,720
Voice Actor: Shitaya Noriko
Illustrator: ReDrop
Attribute: Beast
Growth Curve: Semi S
Star Absorption: 100
Star Generation: 25%
NP Charge ATK: 0.74%
NP Charge DEF: 4%
Death Rate: 0%
Alignments: ChaoticEvil
Gender: Female
Height/Weight: 156 cm · 46 kg
Source: Indian mythology
Region: India
Traits: Demonic, Divine, Female, King, Humanoid, Pseudo-Servants
Strength: C
Stats3
Endurance: EX
Stats6
Agility: A
Stats5
Mana: EX
Stats6
Luck: B
Stats4
NP: EX
Stats6

NOBLE PHANTASM
Name: Mara Avaruddha - Realm of Love, Burning Cosmos
Rank: EX
Classification: Anti-World
Type: -
Hit-Count: 10
Range: 100~99999
Max. number of targets: 1
Effect: Deals damage to one enemy + 500% Chance to inflict Charm status on them for 1 turn.
Overcharge effect: Increase own Quick, Arts, or Buster card performance by 20% for 3 turns.
This gif was made with Randy Alter's video as the basic
“Now, let us shoot the arrow of passion
No longer having a form, I end everything in the empty space I’m connected to
And so sways from, the starry sea of love
Saṃsāra Kama - To Incinerate Affection in the Name of Love”
-Kama 3rd ascend
“Saṃsāra Kama - To Incinerate Affection in the Name of Love
Right now, the flower known as the arrow of love blooms in the depths of the void
That is the end of my pain who’s been burned to ashes
The place where the unseen God resides
Doze off inside me, if you will”
-Kama 3rd ascend

  Namanya adalah Samsara Kama/Mara Avaruddha. Noble Phantasm pribadi milik Beast III/L, yang sebagai kasus khusus, memiliki dua True Name. Itu menandakan kalau Kama dan Mara di sini adalah makhluk yang sama.
  Dalam bahasa Sanskerta, Samsara adalah siklus kematian dan kelahiran kembali (reinkarnasi), dan itu berasal dari nama lain Kama, Samsara-Guru. Dalam bahasa Sanskerta, Avaruddha berarti penghalang, dan itu menandakan berbagai cara yang dilakukan Mara untuk menghalangi Shakyamuni. Kayanya gw dah pernah jelasin deh tentang kisah Mara & Shakyamuni di review Kama sebelumnya.
  Noble Phantasm ekstrem yang menampilkan kejahatan/sifat iblis dari dua dewa yang berskala cataclysmic. Bencana cataclysmic adalah bencana yg menunjukkan peristiwa alam yang keras, seperti munculnya banyak bencana secara berturut-turut.
  Jika seseorang terkena Noble Phantasm ini di alam semesta Kama, mereka mungkin menyaksikan neraka (atau mungkin seperti surga bagi beberapa orang) di mana Kama mengirim klon-nya ke mana-mana, membakar dan melelahkan alam semesta dengan cintanya yang sepihak. 
  Ketika teratai di kaki Kama mekar, maka dia dan target yang dia pilih untuk dicintai akan jatuh ke dalam kegelapan alam semesta. Dalam kegelapan tak terukur, Kama akan menjulurkan tangannya. Tangan yang tampak mengundang kasih itu berubah menjadi api biru, membesar dan mengalir memenuhi alam semesta. Tangan Kama adalah alam semesta itu sendiri, sehingga dia akan tetap mengambang di angkasa sebagai alam semesta. Api biru itu akan mengenai target dalam wujud panah raksasa, menembus dan memenjarakan mereka di alam semesta milik Kama. Kemudian, lengan api itu tumbuh menjadi tak terhitung jumlahnya, seolah tak ada habis-habisnya merobek dunia hingga berkeping-keping, menggantikan kegelapan mutlak alam semesta menjadi biru. 
  Ini adalah NP yang kuat. Namun karena karakteristik khusus dirinya, ini masih punya kelemahan. Jika targetnya bukan banyak orang, melainkan hanya tunggal, ia tak bisa menggunakan kuasa ini. Di FGO, efeknya ditulis sebagai tunggal, menandakan kondisi Beast ini yang masih belum matang.

ACTIVE SKILL
Kama/Mara
1.    Essence of the God of Love
Rank: B
Effect: Increases own damage by 225 + Grants self-Charm Immunity.
Karena dewi yang bersemayan di dalamnya adalah Dewi Cinta, dia kebal terhadap charm dari lawan.

Demon Lord of Lust
1.    Overflowing Affection
Effect: Grants self "Gain 1 tick of NP Charge Per Turn" status [Permanent, Unremovable]
Menunjukkan perhatiannya yang sangat besar kepada semua makhluk.
2.    Scorn of Māra-Pāpman
Effect: Inflict Defense Down (3 turns) status on all targets + Grants self 1 tick of NP charge.
Mara-Papman bisa dibilang adalah sebutan lain untuk Demon King Mara.
3.    Transient Phantasm
Effect: Summons Kama/Mara (clone) into the battlefield with a fixed amount of HP.
The clones’ Passive Skills:
1) Activate Upon Death: Removes all debuffs on a target upon leaving the battlefield [Demerit]
2) Mara's Gaze: Inflicts Debuff Resistance Down (3 turns) and NP Seal status (1 turn) onto a target at the end of every turn.
Ini adalah skill yang membuatnya bisa menciptakan ratusan, atau mungkin ribuan klon dirinya. Klonnya didistribusikan secara tidak merata di dalam alam semesta Kama oleh skill Myriad Desire-Accepting Constitution.
Meskipun mereka tidak memiliki Mahkota Cahaya, kemampuan mereka berada di peringkat yang sama dengan Kama-Mara.
4.    Extending Arms towards Maen
Effect: Grants self-Critical Damage Up (3 turns) and inflict Debuff Resistance Down (3 turns) to a target.
5.    Seductive Sringara
Rank: A
Effect: ?? + ?? + Chance to inflict Charm status (2 turns) on all targets.
Merupakan ciri khasnya sebagai Hajun. Kekuatan Mahkota Cahaya.
Tergantung pada keadaan dan suasana hati Beast III/L, ini memancarkan berbagai sinar cinta. "Cinta bebas", "cinta murni", "cinta yang tidak adil", "cinta yang tidak memihak", "cinta yang tak habis-habisnya", dan "cinta abadi". Masing-masing akan memulihkan HP-nya dan menerapkan banyak debuff ke target setiap kali dia menyerang.
Semakin lama Beast III/L bertarung, semakin dia akan menyembuhkan luka-lukanya, melemahkan lawan dan terus bertambah jumlahnya. Kalau soal kuantitas murni, Beast III/L bisa dianggap yang terkuat di antara para Beast.
6.    Caress of the Demon Lord
Rank: A
Effect: Grants self-Pierce Invincibility (3 turns).
Skill langka yang aktif setelah kematian. Semua debuff dari orang yang mengalahkannya atau salah satu dari klonnya akan dihapus.
Skill yang mewujudkan sifat khusus Beast III/L yaitu "mencintai bahkan pembunuhnya". Ini memiliki efek yang tidak menguntungkan bagi Beast III/L, tetapi itu mungkin juga berfungsi sebagai sumber hiburan baginya.
7.    Myriad Desire-Accepting Constitution
Rank: EX
A.k.a Ten Thousand Forms of Avarice. Awalnya, Kama/Mara diberkahi dengan tingkat keanekaragaman yang tinggi kalo soal berubah wujud dan kemampuan untuk menjawab keinginan (duniawi) dari banyak manusia yang menghuni dunia ini. Keragaman ini telah disublimasikan ke dalam bentuk yang lebih spesifik (skill) dengan penambahan sifat tak terbatas yang dikenal sebagai alam semesta.
Itu adalah otoritasnya yang memastikan bahwa setiap keinginan (duniawi) yang menghuni alam semesta ini akan saling berdekatan, dimanjakan, dan rusak.
Dengan kata lain, Beast Kama/Mara hadir tanpa batas di alam semesta yang adalah dirinya.
8.    Nega-Desire
Rank: A
Skill absolut dan tertinggi milik Beast Kama yang membuat lawannya gila akan cinta. Tidak peduli eksistensi apa pun yang Kama hadapi, mereka yang memiliki hasrat dalam dirinya akan jatuh ke dalam kebejatan (cinta mereka terkorupsi). Jika keinginan dan nafsu fisik seluruh makhluk hidup dapat dipenuhi dengan cinta yang tak terbatas dari Kama, itu sama dengan menghapus konsep hasrat dari alam semesta. Juga, dia benar-benar kebal dari charm.
Sebenernya, di event Labirin Ooku, Ritsuka termasuk salah satu yang terkena efek skill ini. Hanya jiwanya yang masih bertahan, pikiran dan tubuhnya sudah tumbang. Kama mengincar Ritsuka karena dialah kekuatan utama yang dimiliki umat manusia saat ini untuk melawannya. Karena belum berhasil, Kama mencoba memancing kita menggunakan Gordolf. Beruntung Kasuga masih sempat menampar Gordolf untuk menydarkannya sementara. Kejadian itu membuat Kiara dapat dengan mudah masuk, menahan serangan, dan mengeluarkan Ritsuka dari ruangan.



PASSIVE SKILL
1.      Authority of the Beast
Rank: A
Dia punya hak kuat atas makhluk hidup yang membutuhkan "pengakuan dari yang hidup". Meski bentuk kehidupan dengan berbagai macam kecerdasan tidak dapat memahami niat dan maknanya, tipu muslihat Beast ini tidak memerlukan koneksi melalui kecerdasan, emosi saja sudah cukup. Bisa dianggap kalau ini adalah sejenis serangan melawan pertumbuhan, yang membuat orang meninggalkan usaha dan menganggap situasi mereka saat ini "sudah bagus". Makanya disebut Anti-Humanity. 
2.      Independent Manifestation
Rank: C
Di dunia yang dipenuhi dengan suara-suara yang lapar akan cinta, dia datang untuk memuaskan mereka. Tentu saja, dunia akan puas dengan kebijakannya.


















Friday, March 29, 2019

Review Kamadeva

REVIEW KAMADEVA
Note: Ini adalah pembahasan tentang Kamadeva dan dia di nasuverse, juga kalkulasi gameplay dia di FGO, mohon kesadarannya (bagi non-player & bagi pengunjung biasa) kalo ini akan sedikit berbeda dari kisahnya saat memasuki bagian nasuverse. Tambahan, kalo mau langsung baca bagian nasuverse, ketik CTRL + F, habis itu ketik "pembahasan nasuverse”
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Kama_Shiva.jpg
  Ya halo, jumpa lagi kita di blog ripiuw yg satu ini. Kemaren w dah bilang kalo ripiuw Jack dibuat agar kalian bisa membandingkan apa dia bener-bener bisa menggantikan JTR atau ga kan? Nah, kali ini ripuwnya dah gw buat. Untuk karakter ini mungkin ga banyak yang kenal, karena memang namanya jarang/bahkan ga pernah disinggung di judul-judul game maupun anime. Yuk baca kisahnya!
  Kamadeva (bahasa Sansekerta: कामदेव, IAST: Kāmadeva), Kāma, atau Manmatha, adalah dewa cinta atau hasrat manusia di agama Hindu, yg seringkali digambarkan bersama dengan pasangannya, Rati. Kamadeva adalah putra dari Dewa Wisnu dan Dewi Lakshmi. Beberapa narasi juga menyebut kalau Pradyumna, putra Krishna, sebagai reinkarnasi Kamadeva.
  Nama Kama-deva (IAST: kāma-deva) dapat diterjemahkan sebagai 'dewa cinta'. Kama (IAST: kāma) berarti "hasrat" atau "kerinduan", seperti dalam cinta sensual atau seksual.
  Nama-nama lain yang digunakan dalam referensi untuk Kamadeva adalah Manmatha/Manmathudu (orang yang gelisah), Atanu (satu tanpa tubuh), Ragavrinta (tangkai nafsu), Ananga (incorporeal), Kandarpa (peredam bahkan dewa), Madana (memabukkan), Manmatha मन्मथ (pengocok hati), Manasija (dia yang lahir dari pikiran, kontraksi dari frase Sansekerta Sah Manasah jāta), Ratikānta (penguasa Rati), Pushpavān, Pushpadhanva, Kusumashara कुसुमशर (pengguna panah bunga), Abhipura (juga nama untuk Brahma dan Wisnu), dan Kama (keinginan; kerinduan).
https://en.wikipedia.org/wiki/File:A_Hindoo_God_
(November_1853,_X,_p.127).jpg
  Kāmadeva digambarkan sebagai seorang pria muda yang tampan dengan kulit hijau, memegang busur dan anak panah. Busurnya terbuat dari tebu dengan serangkaian lebah madu, dan panahnya dihiasi dengan lima jenis bunga harum. Kelima bunga itu adalah teratai putih, bunga pohon Ashoka, bunga pohon mangga, bunga melati, dan bunga lotus biru. Nama-nama bunga-bunga ini dalam bahasa Sansekerta secara berurutan adalah Aravinda, Ashoka, Choota, Navamallika, dan Neelotpala. Murti terakota dari Kamadeva yang sangat tua terletak di Museum Mathura, UP, India.
  Kamadeva sering diatributkan dengan teman-temannya yg berupa seekor burung kukuk, burung beo, lebah yg bersenandung, musim semi, dan angin sepoi-sepoi. Semua itu adalah simbol musim semi, ketika festivalnya dirayakan sebagai Holi, Holika, atau Vasanta.
  Gambar dan cerita tentang Kamadeva dicatat hingga ke ayat-ayat Rig Veda dan Atharva Veda, meskipun dia lebih dikenal dari kisah-kisah Purana.
  Menurut Shiva Purana, Kamadeva adalah seorang putra atau ciptaan Brahma. Dalam sumber lain seperti Skanda Purana, Kamadeva adalah saudara Prasuti, yg merupakan anak-anak Shatarupa yang diciptakan oleh Brahma. Penafsiran selanjutnya juga menganggapnya putra Wisnu. Menurut Matsya Purana, Visnu-Krishna dan Kamadeva memiliki hubungan historis.
  Kamadeva juga disebutkan dalam puisi Jawa abad ke-12 bernama Smaradahana, sebuah render dari mitos pembakaran Kamadeva oleh Siwa dan jatuh dari surga ke bumi. Kama dan permaisuri Rati dirujuk sebagai Kamajaya dan Kamarati dalam puisi lama Jawa (Kakawin) dan narasi Wayang.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Kama_Rati.jpg
  Kamadeva menikah dengan Ratī, putri Daksha, yang diciptakan dari keringatnya. Rati adalah karakter minor dalam banyak drama tradisional yang melibatkan Kamadeva, dan dalam beberapa hal mewakili atributnya. Dewi Vasanta (musim semi), yang juga menyertai Kamadeva, muncul dari keluh frustrasi. Kama sering mengambil bagian dalam pertempuran Puranic dengan pasukan tentaranya.
  Kisah kelahiran Kamadeva memiliki beberapa varian di Purana yang berbeda. Dalam versi Mahabharata, seorang Prajapati bernama Dharma lahir dari dada kanan Brahma dan melahirkan tiga putra bernama Sama, Kama, dan Harsa. Dalam beberapa versi, Kamadeva muncul dari pikiran dewa pencipta, Brahma. Namun dalam beberapa versi lainnya, dia adalah putra Wisnu. Kamadeva kadang-kadang digambarkan sebagai pelayan Indra. Salah satu namanya adalah "patuh terhadap Indra". Permaisuri Kamadeva, Rati, yang intinya adalah hasrat, membawa cakram dan lotus, dan lengannya disamakan dengan tangkai teratai.
  Salah satu mitos terkenal tentang Kamadeva adalah kisah pembakarannya oleh Siwa, Madana-bhasma (Kama Dahana). Ini muncul dalam bentuk yang paling berkembang di Matsya Purana (ayat 227-255), tetapi juga diulang dengan varian dalam Shaiva Purana dan Purana lainnya.
  Dalam narasinya, Indra dan para dewa menderita di tangan iblis Tarakasura yang tidak dapat dikalahkan kecuali oleh putra Siwa. Brahma menyarankan agar Parvati merayu Siwa, karena keturunan mereka akan mampu mengalahkan Taraka. Indra menugaskan Kamadeva untuk mematahkan meditasi Siwa. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, Kamadeva (Madana) menciptakan mata air di waktu yang tidak tepat (akāla-vasanta). Dia menghindari penjaga Siwa, Nandin, dengan mengambil wujud angin selatan yang harum, dan memasuki tempat tinggal Siwa.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Madan-Bhasma_
(Shiva_Turns_to_Ashes).jpg
  Setelah dia membangunkan Siwa dengan panah bunga, Siwa yg geram membuka mata ketiganya, membakar Madana secara instan dan dia berubah menjadi abu. Siwa mengamati Parvati dan bertanya padanya apa ada yg bisa dia bantu. Parvati meminta Siwa untuk membangkitkan Madana. Shiva setuju untuk membiarkan Madana hidup, tetapi tanpa wujud, yg membuat Kamadeva juga disebut Ananga (an- = tanpa; anga = tubuh, "tanpa tubuh"), atau Atanu (a- = tanpa; tanu = tubuh). Roh cinta yang diwujudkan oleh Kama disebarkan ke seluruh kosmos setelah insiden itu, melanda umat manusia dengan penciptaan nafsu. Dewa Siwa setuju dengan permintaan Parvati untuk membuat anak. Putra mereka, Kartikeya, mengalahkan Tarakasura.
  Mitos pembakaran Kamadeva dirujuk dalam Matsya Purana untuk mengungkapkan hubungan antara Krishna dan Kamadeva. Dalam narasinya, Kama bereinkarnasi di dalam rahim istri Krishna, Rukmini, sebagai Pradyumna, setelah dibakar menjadi abu oleh kemarahan Siwa.
  Kamadeva, bersama dengan permaisuri Rati, termasuk dalam jajaran dewa-dewa Veda-Brahmanis seperti Shiva dan Parvati. Dalam tradisi Hindu untuk upacara pernikahan itu sendiri, kaki pengantin wanita sering dilukis dengan gambar Suka, burung beo vahana milik Kamadeva.
  Ritual keagamaan yang ditujukan kepadanya menawarkan sarana pemurnian dan masuk kembali ke komunitas. Pengabdian kepada Kamadeva menjaga hasrat dalam kerangka tradisi keagamaan. Kamadeva muncul dalam banyak cerita dan menjadi objek ritual ibadah bagi mereka yang mencari kesehatan, kecantikan fisik, suami, istri, dan anak. Dalam satu cerita, Kamadeva sendiri menyerah pada hasrat, dan kemudian harus menyembah kekasihnya agar dibebaskan dari hasrat dan kutukannya.

========================================================================

Ok, sekarang masuk ke pembahasan nasuverse
  Namanya adalah Kama (カーマ), juga disebut Kamadeva (カーマデーヴァ), Dewa Cinta mitologi India. Harusnya dia adalah dewa laki-laki, tapi dia bermanifestasi sebagai Pseudo-Servant perempuan di tubuh Sakura, kemungkinan terkait dengan "karakteristik khusus" Sakura dan dewi lain yang juga merupakan Pseudo-Servant (merujuk Parvati?).
  Kama dapat menggunakan busur tebu dan anak panahnya yang dihiasi dengan bunga untuk membangkitkan cinta dan nafsu pada siapa pun yang dia tusuk dengan panah. Dia terkenal dengan anekdot di mana dia menembak Dewa Siwa, yang fokus pada meditasinya, agar Siwa memperhatikan perasaan istrinya, Parvati.
  Kelasnya yang seharusnya adalah Archer.
  Tinggi dan berat badannya tergantung pada tingkatan Saint Graphnya.
  Meski dia awalnya disummon dengan tubuh loli Sakura, dia tidak ingin diperlakukan seperti anak kecil sambil menunjukkan sisi tsun-nya.
Hal yang dia suka:
-          Menganggu orang
-          Menciptakan masalah
-          Kecelakaan
-          Manusia tak berguna
Hal yang tak dia suka:
-          Mata ketiga
-          Parvati
-          Shiva
-          Manusia yang berkilauan
  Karena trauma, dia tidak mau menggunakan kekuatannya ke orang lain. Memuakkan baginya karena pernah rela mencampuri urusan percintaan seseorang. Meski dia Dewa Cinta, dia tidak ingin ada yang berkonsultasi tentang cinta kepadanya. Bagaimanapun, orang yang menembakkan panah itu ke Siwa sudah mati. Dia yang sekarang sangat suka menganggu mereka yang sedang jatuh cinta. Sebagai Dewa Cinta Buruk, karmanya akan terbuka kembali. 
    Kama terlihat membawa Vajra di ascend kedua dan ketiga.

ATK: 1,781/11,528
HP: 1,890/12,889
Grail ATK: 12,619
Grail HP: 14,120
Voice Actor: Shitaya Noriko
Illustrator: ReDrop
Attribute: Sky
Growth Curve: Semi S
Star Absorption: 100
Star Generation: 25%
NP Charge ATK: 0.74%
NP Charge DEF: 4%
Death Rate: 31.6%
Alignments: ChaoticEvil
Gender: Female
Height/Weight: 156 cm · 46 kg
Source: Indian mythology
Region: India
Role: anti-alter ego, star maker
Traits: Divine, Earth or Sky, Female, Humanoid, Pseudo-Servant, Riding, Servant, Weak to Enuma Elish
Strength: D
Stats2
Endurance: B+
Stats4
Agility: B
Stats4
Mana: A+
Stats5
Luck: B
Stats4
NP: EX
Stats6

DECK
QQABBEx
Q: 4 hit
A: 3 hit
B: 4 hit
Ex: 5 hit
  Untuk NP gain, chain terbaik dia adalah AQQEx. Dengan NP charge atk 0,74%, Quick up 10% dari passive, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Arts + Quick + Quick + Extra
= 8,88% + 7,844% + 9,472% + 7,4%
= 33,596%

  Untuk stargen, chain terbaik dia adalah QBQEx. Dengan stargen 25%, Quick up 10% dari passive, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Quick + Buster + Quick + Extra
= 532% + 240% + 972% + 725%
= (5 star dan 32% untuk 6 star) + (2 star dan 40% untuk 3 star) + (9 star dan 72% untuk 10 star) + (7 star dan 25% untuk 8 star)
= 23~27 star
  Dia juga bisa melakukan Quick chain lewat NPQQ. Asumsikan dia hanya OC 100%, jadinya:
NP + Quick + Quick + bonus + Extra
= 1290% + 856% + 1116% + 1000% + 725%
= (12 star dan 90% untuk 13 star) + (8 star dan 56% untuk 9 star) + (11 star dan 16% untuk 12 star) + (10 star) + (7 star dan 25% untuk 8 star)
= 48~52 star

NOBLE PHANTASM
Name:  1) Kama Sammohana - Experiencing a Waning Love, and Embracing Affection. That is Chastity
            2) Saṃsāra Kama - To Incinerate Affection in the Name of Love
Rank: C
Classification: Anti-Unit
Type: Quick
Hit-Count: 10
Range: 2-10
Maximum number of targets: 1 person
Effect: Deals damage (NP1 1200%) to one enemy + 80% Chance to Charm them for 1 turn.
Overcharge Effect: Increases own Quick performance (20~40% tergantung OC) for 3 turns (Activates first)
“Since it’s an order, I’ll fire it
However, don’t blame me no matter how it ends up
Here I go! Kama Sammohana: Experiencing a Waning Love, and Embracing Affection. That is Chastity!”
-1st ascend
“The bow of sugarcane and then, the arrow of flowers
For you to rely on me like this, I truly don’t know what to think
Oh well, I’m off
Kama Sammohana - Experiencing a Waning Love, and Embracing Affection. That is Chastity”
-1st ascend
“It can’t be helped, so I’ll shoot
This is my arrow of loves that evokes passion
Kama Sammohana - Experiencing a Waning Love, and Embracing Affection. That is Chastity!”
-2nd ascend
“Eeh, really? Are you serious?
*sigh* fine fine
Then, Kama Sammohana - Experiencing a Waning Love, and Embracing Affection. That is Chastity or something”
-2nd ascend
“Now, let us shoot the arrow of passion
No longer having a form, I end everything in the empty space I’m connected to
And so sways from, the starry sea of love
Saṃsāra Kama - To Incinerate Affection in the Name of Love”
-3rd ascend
“Saṃsāra Kama - To Incinerate Affection in the Name of Love
Right now, the flower known as the arrow of love blooms in the depths of the void
That is the end of my pain who’s been burned to ashes
The place where the unseen God resides
Doze off inside me, if you will”
-3rd ascend

  NP ini dimiliki oleh Dewa Cinta, Kama. Sebuah panah bunga yang bernama Sammohana, yang memiliki efek untuk membangkitkan perasaan cinta bagi siapapun yang terkena. Sifatnya sebagai “orang tanpa tubuh” dan “sang penggoda” itu kuat. Dalam hal penampilan, tubuhnya sendiri dapat ditafsirkan sebagai panah cinta, sebagaimana ditampilkan di ascend ketiga. Karena trauma, dia tidak terlalu tertarik menggunakannya.
  Meski gitu, yang namanya Sammohana bukan hanya dimiliki Kamadeva, dan efeknya berbeda pula. Panah ini akan menyebabkan seluruh pasukan musuh tumbang tak sadarkan diri. Arjuna menggunakan senjata ini melawan tentara Kurawa selama perang Virata. Pada hari ke-6 perang Kurukshetra, Dhrishtadyumna menggunakan panah ini untuk melawan Kurawa, menyebabkan mereka tidak sadarkan diri, walau Drona bisa menghentikan efeknya dengan Prajna Astra. Sedangkan Samsara itu artinya bisa dibilang sebagai reinkarnasi, terkait kisahnya setelah dibangkitkan lagi oleh Siwa.
  Untuk kalkulasi NP dmg, kita kumpulin data dulu. Dengan stat atk 12528 di level 90 (udah 1000 Fou), NP1 1200%, atk up 30% dari skill 2 level 10, Quick up 10% dari passive skill, divinity 225, base multiplier 0,9x, jadinya:
OC 100% = 42.298,63
OC 300% = 45.535,07
OC 500% = 48.771,50
  Dengan ini dia masuk sebagai salah satu top teratas ST Assassin, di bawah Li, KH, JTR, dan Shiki. Perbandingan mereka ga terlalu jauh sih. Btw, kalo skill 1 dipake dia sendiri, maka dia beridri di puncak ST Assassin. Bahkan dmg Anti Alter-Ego Kama mengalahkan Anti-Female JTR. Dibandingkan dengan JTR yg skill offensive-nya hanya bertahan 1 turn (kesampingkan Anti-Female juga), Kama bisa jadi alternatif pengganti untuk damage yang lebih konsisten. 

ACTIVE SKILL
1.      Blessing of the Goddess
Rank: B
Effect: Reduces one ally's Max HP by 1000 permanently [Demerit] + Overcharges their NP by 1 stage for 1 time, 3 turns + Recovers own HP (4000 di level 10)
Cooldown: 7/6/5
Blessings of the Goddess (女神の恩恵, Megami no Onkei) adalah berkat dari dewa/dewi yg baik. Dalam kasus Kama, dia mendapat berkat dari dewi jahat. HP sekutu direbut dan Kama disembuhkan. Untuk gameplay, skill ini bisa memberi salah satu ally kemampuan untuk melakukan overcharge meski NP gauge hanya terisi 100%, sama kaya skillnya Edison (lagi-lagi ada yg ngerebut role-nya Edison lmao). Kemampuan yg diberikan dibarengi berupa pengurangan max HP sebanyak 1000, permanen dan ga bisa ditolak. Sementara ally diberikan buff & debuff, Kama sendiri dapet heal dengan jumlah cukup besar.
2.      Ananga Ranga
Rank: EX
Effect: Grants self-Guts status (revive 2000 HP di level 10) for 1 time + Increases own attack (30% di level 10) for 3 turns.
Cooldown: 8/7/6
Salah satu nama lain Kama, yaitu Ananga, menjadi nama skill ini. Suatu hari, seorang iblis bernama Taraka mengalahkan para dewa, termasuk Indra. Para dewa sadar kalau hanya putra Siwa yang bisa mengalahkannya. Namun, Siwa sangat konsentrasi dengan meditasinya dan benar-benar mengabaikan Parvati. Para dewa mengirim Kama untuk membangunkan Siwa dengan panah cinta. Siwa marah dengan tindakan Kama, membuka mata ketiganya dan membakar Kama jadi abu secara instan. Dewa yang dianggap telah mati ini menerima kekuatan api itu langsung dari Siwa. Siwa adalah dewa yang dapat menghancurkan segala ciptaan dan alam semesta. Kama, yang divinity-nya secara paradoks terbukti identik dengan alam semesta karena peristiwa itu, mendapatkan kekuatan yang membunuhnya.
Untuk gameplay, guts meningkatkan durability dia dan atk up meningkatkan dmg dia selama 3 turn. Guts dia ini mungkin sama kaya punya Teach (ga bakal ilang selama ga kepake), mengingat kalo ga ada batasan turn-nya.
3.      Mara-Papiyas
Rank: EX
Effect: Charges own NP gauge (50% di level 10) + Grants self-attack and defense advantage against Alter Ego class for 3 turns + Increases own critical damage by 20% for 3 turns + Reduces all enemies' Charm resistance (reduce 40% di level 10) for 1 turn.
Cooldown: 8/7/6
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Mara_demon_nat_and_Buddha.JPG
Mara-Papiyas, atau yang biasa disingkat Mara, dalam agama Buddha, adalah iblis yang menggoda Pangeran Siddhartha (Buddha Gautama) dengan mencoba merayunya lewat wujud wanita cantik yang, dalam berbagai legenda, sering dikatakan sebagai putri Mara. Dalam kosmologi Buddhis, Mara dikaitkan dengan kematian, kelahiran kembali, dan hasrat. Nyanaponika Thera menggambarkan Mara sebagai "personifikasi dari kekuatan yang bertentangan dengan pencerahan."
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Astasahasrika_
Prajnaparamita_Mara_Demons.jpeg
Dalam agama Buddha tradisional, empat bentuk metafora "māra" diberikan:
    1)      Kleśa-māra, atau Ma̋ra sebagai perwujudan dari semua emosi yang tidak terampil, seperti keserakahan, kebencian, dan khayalan.
    2)      Mṛtyu-māra, atau Māra sebagai kematian.
   3)  Skandha-māra, atau Māra sebagai metafora untuk keseluruhan keberadaan yang terkondisikan.
     4)   Devaputra-māra, dewa yg berkaitan dengan panca indera, yang mencoba mencegah Buddha Gautama dari mencapai “pembebasan” dari siklus kelahiran kembali pada malam pencerahan Buddha.
Paham Buddhis awal mengakui interpretasi literal dan psikologis Mara. Secara khusus, Mara digambarkan sebagai entitas yang memiliki keberadaan di dunia Kāma, seperti yang ditunjukkan di sekitar Sang Buddha, dan juga dijelaskan dalam pratītyasamutpāda sebagai penjaga nafsu dan katalis untuk nafsu, keraguan dan ketakutan yang menghambat meditasi di kalangan umat Buddha.
"Buddha menentang Mara" adalah pose umum patung Buddha.
Mara juga secara mencolok ditampilkan dalam game Megami Tensei dan VN Fate sebagai iblis. Ironis, dalam kedua seri ini, Mara digambarkan sebagai mahluk berwujud penis besar. Di Megami Tensei sering ditampilkan mengendarai kereta emas. Tubuh phallus dan hal lainnya di kedua judul itu didasarkan pada permainan kata yang mengelilingi kata “mara”, kata Jepang untuk "penis" yang dibuktikan sejak tahun 938 M dalam Wamyo Ruijushō. Menurut kamus Sanseido, kata ini awalnya digunakan sebagai eufemisme untuk "penis" di antara para bhikkhu, yang membuatnya sangat mungkin pada awalnya dimaksudkan sebagai referensi langsung ke Mara sang Iblis (sebagai penggoda dan penghalang untuk mencapai pencerahan) Di FGO, ini adalah skill yang menampilkan sisi lain Kama dan sifatnya sebagai raja iblis yang merupakan penjelmaan keinginan duniawi.
Untuk gameplay, skill ini memberi dia NP charge dalam jumlah cukup besar, yaitu 50%, membuatnya bisa make NP hanya dengan CE NP starter. Skill ini juga membuatnya tidak weak terhadap Alter Ego (mirip sama kasusnya Semiramis yg kebal terhadap Caster. Namun Kama sedikit berbeda karena serangan dia akan dikali dua alias efektif ke Alter Ego). Crit dmg cukup berguna karena stargen dia memang bagus. Skill ini bisa mengurangi resistensi musuh terhadap charm, membuat charm di NP dia bisa dengan mudah mendarat ke musuh.

PASSIVE SKILL
1.      Magic Resistance
Rank: A
Effect: Increases own debuff resistance by 20%.
Membatalkan mantra A-Rank atau lebih rendah, tidak peduli meski itu High-Thaumaturgy. Sihir era modern tidak bisa melukainya.
2.      Riding
Rank: A
Effect: Increases own Quick performance by 10%.
Semua kendaraan dan semua makhluk kecuali jenis Phantasmal Beast dan Divine Beast dapat dia tunggangi. Rank ini cukup tinggi untuk membuatnya masuk Rider-class. Kalo ga salah dia sering digambarkan sedang menunggangi burung beo raksasa di mitologinya.
3.      Independent Manifestation
Rank: C
Effect: Increases own critical damage by 6% + Increases own mental debuff resistance by 6% + Increases own Instant-Kill resistance by 6%.
Memberikan resistensi terhadap instakill dan serangan instan yang dipengaruhi oleh manipulasi waktu. Sebagai Servant, Kama tak punya motivasi sehingga skill ini disegel. Dia punya rank yg sama di skill ini dengan Void Shiki.
4.      Essence of the God of Love
Rank: B
Effect: Increases own damage by 225 + Grants self-Charm Immunity.
Versi Divine Core of the Goddess khusus dewi cinta. Ini memiliki efek untuk mempertahankan kemutlakan pikiran dan fisik, mengurangi hampir semua jenis gangguan mental, mencegah penuaan, dan membuat tubuhnya tetap ideal. Sebagai dewi cinta, dia juga diberkahi dengan karakteristik khusus untuk bisa berubah ke wujud yang diperlukan dalam suatu situasi yang berkaitan dengan cinta. Karena dewi yang bersemayan di dalamnya adalah Dewi Cinta, dia kebal terhadap charm dari lawan.

BOND CE
Name: Floral Arrow
Illustrator: —
Min/Max ATK: 100/100
Min/Max HP: 100/100
Stars: 4
Cost: 9
Max Level: 80
Craft Essence ID: 1003
Effect: When equipped on Kama, increases party's Quick performance except herself by 15% and critical damage except herself by 20% while she is on the field.
Lore:
Do you know of ?
Of ■'s shape, of ■'s hardness
Of ■'s colour, of ■'s fragrance
Of ■'s effects, of ■'s guilts
Of ■'s terrors, of ■'s pleasures.
That it is the one that redeems people
That it is the one that kills people
The god who had this arrow knew ■ too well, went too close to ■, and got tired.
Thus said god hates, looks down on, and mocks everything.
But, at the same time, it means that said god cares about everything
The nature of this god is that ithates everything other than itself
and at the same time it ■s everything other than itself
...So, in other words It cannot ■ itself.
"To make a happy person unhappy."
"To see an unhappy person even more unhappy."
"To hinder other person's love affair and make it a mess."
"To harass, and to do sadistic thing." "I will shoot this beutiful arrow of flower(s)."
"So I can fulfil my role as an evil Cupid."
That is a natural course of action.
Because to said god, it is the only way to be involved in ■.
But maybe, yet perhaps
The fact that it haven't give up on trying to be involved in means,
Maybe----
Perhaps, the god is waiting.
For a phantasm that is brimming over everywhere like infinite stars in this universe
Yet only absent inside it.
Maybe the god is waiting for the moment that it is awarded from someone else.
Thus I ask.
Do you know of ?
You are, perhaps, the only one in the right position to award it to the god.
Do you know of, its greatness?
If you do,
If you can teach it to the tired god,
To her who does not know what is it like to be ■ed,
Someday----

Saran CE
Bond CE dia
Halloween Princess
Golden Sumo
Imaginary Around
Launch Order!
Wolves of Mibu
Party Time
First Valentine
Imperial Capital Holy Grail War
Holy Maiden's Teaching
"Heaven's Feel"
Dumplings Over Flowers
Knights of Marines
Dangerous Beast
Someday in Summer
Midsummer Moment
Food Colosseum
Greatest Journey
Three Anglers
Paradox Ace Killer
Detective Edmond ~True Mastermind Arc~
A Verse of Burning Love Story
Demonic Bodhisattva
Dll

Saran Servant separty
Skadi
Waver
Merlin
Hans
Chiron
Helena
Wu Zetian
Ishtar Rider
Osakabehime
Teach
Eliz Lancer
Stheno
Fionn
Sanzou
Kingprotea
Tawara Touta
Enkidu
Jeanne
Ereshkigal
Edison
Scathach
GilCas
Dll

Kelebihan
NP dmg tinggi
Stargen bagus
Skill 1 targetable
Kebal terhadap Alter Ego
NP dmg lebih konsisten dari JTR karena skill 2 dia bertahan 3 turn (JTR tanpa skill 1 hanya 29k, tapi Kama tanpa skill 2 masih dapet 32k)
Guts dia kaya Teach, ga dipengaruhi turn.
Survivability bagus

Kekurangan
Demerit skill 1 unremovable
Stargen, NP gain, & NP dmg dia masih inferior dibandingkan JTR (NP Kama tetep unggul kalo skill 1 dia pake sendiri, ga dikasih ke ally)

Kesimpulan
Kama sangat mirip dengan Li kalo soal damage. Keduanya adalah Servant yang dimaksudkan untuk masuk ke dalam komposisi favorit dan memberi damage besar selama beberapa turn. Dibandingkan dengan Li, soal dmg, Kama sedikit lebih inferior walau lebih survivable. Jack adalah kompetitor Kama yang paling jelas. Stargen Jack lebih bagus dan Anti-Female sangat membantu dmg di NPnya, tapi Kama lebih baik dalam hal lainnya.
Intinya adalah, Kama ini kuat & menarik buat dimainin. Dia benar-benar bersaing dengan top tier di kelasnya, dan bertahan dengan baik dalam hard quest.

Sekian artikel kali ini, yuk kalo mau komen (sekedar iseng) ataupun kritik
Jangan lupa follow ya













Singularity Point F - Fuyuki

Singularity Point F – Fuyuki: The Contaminated City in Flames Translated from: http://www.fgostory.blogspot.com/p/main-story.html Sou...

Popular Posts