Saturday, May 4, 2019

Review Gray

REVIEW GRAY
  Ya gengs, jumpa lagi kita di blog ripiuw yg satu ini. Mengingat freebie kali ini adalah Gray, ga afdol dong kalo dia belom dipiuw. Yuk baca cerita dan gameplaynya di bawah!
  Namanya adalah Gray ( ), asisten muda dari Lord El-Melloi II.
  Klan di desa tempat Gray dilahirkan adalah klan yg eksis dengan tujuan untuk menciptakan makhluk yang mampu mengendalikan Holy Lance yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Dengan kata lain, tujuan mereka adalah untuk menghidupkan kembali Raja Arthur, baik fisik dan roh. Namun, upaya mereka sejauh ini selalu gagal. Itu adalah klan yang berlokasi di sebuah pemakaman besar milik keluarga Blackmore.
  Ketika Gray lahir, wajahnya secara samar-samar menyerupai wajah Raja Arthur. Seiring berjalannya waktu, tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi makin mirip dengan Raja Arthur. Kehilangan wajahnya yang sebenarnya, dia tidak bisa lagi membedakan eksistensinya sendiri dari wajah Raja Arthur. Karena itu, dia tidak pernah bisa sepenuhnya memahami dirinya sendiri.
  Karena kondisi Gray yg seperti itu, para penduduk desa, termasuk ibunya, percaya kalau dia bisa mewujudkan keinginan klan, dan memperlakukannya sebagai tubuh raja. Para tetua desa mulai memberi perlakuan berbeda, hingga mengatur pola hidupnya agar dia makin cocok sebagai wadah. Itu membuat Gray takut dan membenci wajahnya sendiri. Penduduk desa memutuskan bahwa mereka akan menggunakan para dewa untuk memanggil jiwa Raja Arthur, dan memasukkannya ke dalam tubuh Gray. Ini berarti bahwa jiwa Gray sendiri akan hilang dan tergantikan selamanya.
  Setelah mendengar berita itu, Lord El-Melloi II mengunjungi desa ita, dan karena suatu insiden, Belzak, tuannya sekaligus pemilik pekaman Blackmore, mempercayakan Gray kepada El Melloi, memerintahkannya agar tidak pernah kembali ke desanya. Lord El-Melloi II menjadikannya sebagai muridnya, mengakui dan membawanya ke Clock Tower London.
  Dia berusia sekitar 15 tahun di El-Melloi II Case Files. Dia memiliki kemiripan yang mencolok dengan Altria, yang dipercayai oleh Lord El-Melloi II bahwa Gray adalah keturunan jauh dari Raja Arthur. Wajahnya membawa kenangan yang tidak menyenangkan dari 4th HGW bagi Lord El-Melloi II, sehingga dia menyuruhnya mengenakan kerudung untuk menyembunyikan wajahnya.
  Di FSF, umurnya sekitar awal dua puluhan tahun.
  Gray memiliki Noble Phantasm bernama Rhongomyniad, tombak suci Raja Arthur, yang telah diturunkan dari generasi ke generasi dengan melestarikan misterinya dengan cara yang mirip dengan Tradition Carrier yang digunakan oleh keluarga Fraga (keluarganya Bazett).
  Gray memiliki Mystic Code unik bernama Add. Add memiliki ego sendiri dan mampu berbicara dan berpikir. Add biasanya tinggal di sangkar burung dan Gray menyembunyikannya di sekitar mantel, di bagian dalam lengan kanan. Fungsi sebenarnya dari Mystic Code adalah untuk menyegel Rhongomyniad dan mencegahnya kehilangan misterinya.
  Add juga memiliki kemampuan untuk berubah bentuk, dan bentuk alternatifnya adalah sabit yang disebut Grim Reaper: The Scythe of the Death God ( 死神の鎌グリム・リーパー ,  Shinigami no KamaGurimu Rīpā). Ini adalah senjata pilihan Gray dalam pertempuran. Sabit itu mengkonsumsi tubuh spiritual dan Mana, dan juga memiliki kemampuan untuk mengkonversi energi dan memberikan boost fisik kepada penggunanya. Dengan menggunakan kemampuan ini, Gray menunjukkan kelincahan manusia super melampaui apa yang seharusnya mampu dilakukan dengan reinforcement magecraft biasa.
  Alasan kenapa dia bisa masuk kelas Assassin adalah karena karakteristik dari Add.

ATK: 1,576/9,456
HP: 1,692/10,580
Grail ATK: 11,449
Grail HP: 12,828
Voice Actor: Ueda Reina (Gray), Daisuke Ono (Add)
Illustrator: Sakamoto Mineji
Attribute: Man            Growth Curve:
Star Absorption: 99
Star Generation: 25%
NP Charge ATK: 0.71%
NP Charge DEF: 4%
Death Rate: 44%
Alignments: LawfulGood
Gender: Female
Height/Wweight: 154cm · 42kg
Source: “Lord El-Melloi II Case Files”
Region: England
Role: farmer, mob-cleaner, star maker, undead slayer
Traits: Female, Humanoid, Saberface, Servants, Weak to Enuma Elish







DECK
QQQABEx
Q: 3 hit
A: 3 hit
B: 2 hit
Ex: 5 hit
  Untuk NP gain, chain terbaik dia adalah AQQEx. Dengan NP charge atk 0,71%, NP gain up 10% dari passive, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Arts + Quick + Quick + Extra
= 9,372% + 5,8575% + 7,029% + 7,81%
= 30,086%
  Arts dia kenceng, tapi terhalang dengan deck yg Quick-oriented. Kalo make skill 2 level 10 jadinya:
Arts + Quick + Quick + Extra
= 9,372% + 7,2633% + 8,9034%  7,81%
= 33,3487%

  Untuk stargen, chain terbaik dia tentu Quick chain. Dengan stargen 25%, asumsikan ga crit maupun overkill, jadinya:
Quick + Quick + Quick + Bonus + Extra
= 375% + 525% + 675% + 1000% + 725%
= (3 star dan 75% untuk 4 star) + (5 star dan 25% untuk 6 star) + (6 star dan 75% untuk 7 star) + (10 star) + (7 star dan 25% untuk 8 star)
= 31~35 star
  Kalo make skill 2 level 10 jadinya:
Quick + Quick + Quick + Bonus + Extra
= 471% + 681% + 891% + 1000% + 725%
= (4 star dan 71% untuk 5 star) + (6 star dan 81% untuk 7 star) + (8 star dan 91% untuk 9 star) + (10 star) + (7 star dan 25% untuk 8 star)
= 35~39 star
NP dia juga bisa menghasilkan star. Asumsikan jumlah musuh masih 3, dia bisa menghasilkan 468% alias 4 star dan 68% untuk 5 star.

NOBLE PHANTASM
Name: Rhongomyniad - The Spear that Shines to the Ends of the Earth
Rank: A+
Classification: Anti-Fortress
Type: Buster
Hit-Count: 4
Range: 1~99
Maximum number of targets: 100 people
Effect: Deals damage (NP5 500%) to all enemies.
Overcharge Effect: Reduces their Quick resistance (reduce 20~40% tergantung OC) for 3 turns + Reduces their Buster resistance (reduce 20~40% tergantung OC) for 3 turns.
Add: Pseudo-personality suspended. Exceeding default value of the mana collection ratio. Beginning limited release of the second stage.
Gray: Holy Lance, removing restraints... Rhongo...MYNIAD!!
-Assassin

Gray: O ancient mystery...O hopeless situation...O enticing enigma...Everything, return to nothing.
Add: Beginning limited release of the second stage.
Gray: Holy Lance, removing restraints... RHONGOMYNIAAAAAD!!
-Assassin

  Rhongomyniad: The Lance that Shines to the Ends of the World ( 最果てにて輝ける槍ロンゴミニアド ,  Saihate nite Kagayakeru YariRongominiado) adalah NPnya Gray. NP ini aslinya memiliki rank A++, tapi Gray tidak mampu menggunakannya, sehingga rank down diperlukan.
  Wujud Rhon milik Gray adalah sabit yang mengikat cahaya dan kegelapan dunia. Tombak suci yang dia manifestasikan adalah bayangan dari sabit yang dia pegang. Namun, meski hanya bayangannya, itu masih terlalu kuat bagi Gray. Karena itu sebagian kekuatannya disegel ke dalam Add dan hanya akan digunakan bila terdesak. Add bisa menggunakan kekuatan yang meluap dari tombak ini, membuatnya bisa berubah menjadi banyak senjata. Bahkan meski disegel oleh tiga belas segel dan dua lapis kunci, cahaya dari tombak ini tidak akan pernah memudar.
  Untuk kalkulasi NP dmg, kita kumpulin data dulu. Dengan stat atk 10456 di level 80 (udah 1000 Fou), NP5 500%, atk up 30% dari skill 1 level 10, Buster up 40% dari skill 2 level 10, base multiplier 0,9x, jadinya sekitar 29.543,95/enemy. Dengan dmg segitu, dah jelas kalo dia menempati posisi teratas di list AoE Assassin. Dia juga punya special condition kalo diliat dari skill pertamanya. Ke musuh undead, asumsikan skill 1 dia level 10, dia menghasilkan dmg sekitar 59.087,90/enemy. Meski hanya sebagai SR, dia tak terkalahkan baik di normal maupun special condition. NP ini juga dilengkapi dengan Buster & Quick resist down, yg artinya setara dengan Buster & Quick up buat kita andai musuhnya belum mati.

ACTIVE SKILL
1.      Anti-Spirit Combat
Rank: B
Effect: Increases own attack (30% di level 10) for 3 turns + Increases own damage against Undead enemies (100% di level 10) for 3 turns.
Cooldown: 7/6/5
Gray dibesarkan sebagai penjaga dari salah satu kuburan paling luar biasa di Inggris, yang diurus oleh Belzak Blackmore. Ya, desa tempatnya dilahirkan memang merupakan daerah pemakaman. Dari waktu ke waktu, desanya mewarisi berbagai relik Raja Arthur sebagaimana keluarga Bazett mewarisi Fragarach. Gray dilatih untuk melawan sejumlah roh jahat. Bahkan Servant yang merupakan perwujudan dari roh tidak merupakan pengecualian. Mungkin kalian penasaran kenapa cuma jadi tukang jaga kuburan bisa dapet skill ini. Kuburan ini, seperti yg udah dijelasin tadi, memang kuburan spesial.
W bakal cerita dikit soal pemilik makam ini. Belzak Blackmore merupakan keturunan dari Gransurg Blackmore, seorang magus yang keeksentrikannya menarik perhatian Crimson Moon, bahkan sampai ditantang duel meski dia ga punya skill spesial apapun. Tentu dia kalah. Dia bahkan harusnya udah mati, tapi tidak mati karena suatu ketidaksengajaan. Crimson Moon semakin tertarik dan menjadikannya magus pribadinya. Gransurg menjadi bawahan Crimson Moon dan sengaja berubah menjadi Dead Apostle agar pantas melayani Crimson Moon. Dia menjadi Dead Apostle Ancestor peringkat 16 dari total 27. Dia akhirnya kalah oleh Zeltrech dan menjadi DAA independen setelahnya. Itu di Tsukihime-verse sih. Di Fate-verse, dia udah lama mati, bahkan sebelum jaman Altria hidup atau mungkin sebelum menjadi DAA seperti di Tsukihime. Jasadnya dimakamkan di pemakaman Blackmore. Gransurg adalah magus yg ahli dalam membawa jiwa dengan sistem thaumaturgical-nya yang didasarkan pada burung, karena burung dikenal sebagai "mereka yang membawa jiwa setelah kematian" di dunia magus. Mungkin karena itulah Gray diajari teknik ini agar bisa melawan roh-roh yang muncul di pemakaman itu.
Untuk gameplay, skill ini memberi atk up yg cukup besar selama 3 turn ditambah anti-undead yg membuatnya makin mantep.
2.      Sealing Mystic Code Release
Rank: C
Effect: Increases own Quick performance (40% di level 10) for 1 turn + Increases own Buster performance (40% di level 10) for 1 turn + Grants self-Invincibility for 1 attack, 1 turn.
Cooldown: 8/7/6
Mystic Code milik Gray, Add, bukan hanya menyegel tombak suci di dalamnya, tapi juga bisa merubah wujudnya sesuai keadaan. Add, a.k.a Logos React Replica (ロゴスリアクト・レプリカだ), diciptakan sebagai segel untuk Rhongomyniad beberapa saat setelah kematian Altria Pendragon. Tujuan utamanya adalah untuk melestarikan Mystery dari tombak Rhon. Add adalah replica dari Logos React, salah satu dari 7 Superweapon milik Atlas. Kepribadian semu yang Add miliki modelnya adalah Sir Kay, salah satu dari Knights of the Round Table (Itu mungkin juga berarti kalo Sir Kay adalah Assassin-class, mengingat Add adalah alasan kenapa Gray jadi Assassin).
Untuk gameplay, skill ini memberi Quick dan Buster up dengan persentase cukup besar selama 1 turn, cukup membantu NP dmg dia atau mungkin juga dalam role-mya membuat star. Skill ini juga memberi invul, sayangnya hanya untuk 1 attack.
3.      Blessings from the End of the World
Rank: B
Effect: Charges own NP gauge by 20% + Increases own debuff resistance (30% di level 10) for 3 turns.
Cooldown: 8/7/6
Blessings from the Ends of the World (最果ての加護, Saihate no Kago) adalah skill yang secara otomatis diberikan kepada pemegang Rhongomyniad. Ga ada penjelasan tentang skill ini untuk Gray, yang jelas rank-nya dia lebih rendah dari Lancuria dan versi Alternya.
Untuk gameplay, skill ini memberinya NP charge dan debuff resist. NP charge membuatnya bisa langsung NP bila dipasangkan dengan Kaleidoscope.

PASSIVE SKILL
1.      Independent Action
Rank: A+
Effect: Increases own critical damage by 11%.
Dia dapat hidup tanpa Master. Dengan rank A+, dukungan Master tidak diperlukan bahkan saat melepaskan sejumlah besar Mana. Ini adalah kemampuan yang membengkokkan aturan dan memungkinkan untuk materialisasi lanjutan dari Servant bahkan setelah berakhirnya HGW.
2.      Magic Resistance
Rank: C
Effect: Increases own debuff resistance by 15%.
Membatalkan mantra dengan chant dibawah dua ayat. Tidak dapat bertahan melawan magecraft pada level High-Thaumaturgy dan Greater Ritual.
3.      Reflection of the King
Rank: A
Effect: Increases own NP generation rate by 10%.
Adalah skill yang merupakan manifestasi dari Gray sebagai wadah Raja Arthur, Sang Raja Masa Lalu dan Masa Depan. Wajah itu adalah wajah yang seharusnya tidak eksis di antara wajah-wajah modern. Ini alasannya kenapa parameter Gray lebih tinggi dari parameter makhluk biasa saat masih hidup.

BOND CE
Name: Grave Keeper's Treasure
Illustrator: ?
Min/Max ATK: 100/100
Min/Max HP: 100/100
Stars: 4
Cost: 9
Max Level: 80
Craft Essence ID: 1011
Effect: When equipped on Gray, increases party's attack and NP damage by 10% while she is on the field.
Lore:
"Ihihihihi!
Nice to meet you, my master! "
It was ten years ago that the wolf spoke. Her face and body suddenly changed, and when she began to imitate the same figure as the former "King".
When all the people who lived near Kano's cemetery lived and worshiped her as a god.
"Oh uh! I'm crying again, it's a foolish figure!"
Only her niece overwhelmed her, who was anxious.
Nobody changed speaking to her anymore, only her bribery.
So that's for her. It wasn't such a long-dressed thing that was a regal costume that sealed the holy bible, or a relic made in a long time.
Long long. Aoi was her only friend.

Saran CE
Bond CE dia
Kaleidoscope
Halloween Princess
Holy Night Dinner
Golden Sumo
Launch Order
Wolves of Mibu
First Valentine
Imperial Capital Holy Grail War
Holy Maiden's Teaching
First Sunrise
Participation of the King
Aerial Drive
Starry Nights
Beautiful Dreamer
Someday in Summer
Dll

Saran Servant separty
Waver
Merlin
Hans
Chiron
Helena
Ishtar Rider
Teach
Eliz Lancer
Jeanne Summer
Sima Yi
Raikou Lancer
Dll

Kelebihan
Stat atk termasuk tinggi di antara SR Assassin
Assassin dengan instant NP charge bisa dibilang langka
NP dmg tinggi

Kekurangan
NP gain kurang karena Quick kurang mendukung
Akhir-akhir ini jarang ada musuh undead

Kesimpulan
Role Gray adalah untuk faming. AoE Assassin dengan NP charge bisa dibilang sangat langka. Secara umum, role dia memang hanya untuk farm (dan membantu memasok star) dan agak tidak bagus di quest selain farming mengingat stat HP dia rendah sebagai kompensasi stat atk yg tinggi.

Sekian artikel kali ini, yuk kalo mau komen (sekedar iseng) ataupun kritik
Jangan lupa follow ya












Tuesday, April 30, 2019

Alexander the Great

ALEXANDER THE GREAT
Note: Ini adalah pembahasan tentang Alexander the Great dan dirinya di nasuverse, juga kalkulasi gameplay dia di FGO, mohon kesadarannya (bagi non-player & bagi pengunjung biasa) kalo ini akan sedikit berbeda dari kisahnya saat memasuki bagian nasuverse. Tambahan, kalo mau langsung baca bagian servant, ketik CTRL + F, habis itu ketik "list Iskandar”
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Alexander_the_Great_mosaic.jpg
  Ya halo, jumpa lagi kita di blog ripiuw yg satu ini. Berhubung kali ini di JP lagi ada collab sama Case Files, sebelum w review 3 Servant terbaru dari event itu, w bakal review Iskandar dulu. Kalo dia mah pasti banyak yg kenal, meski mungkin yang kalian tau adalah Iskandar Dzulqarnain. Yuk baca kisahnya!
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Aristotle_
tutoring_Alexander.jpg
  Alexander the Great (Iskandar Agung), juga dikenal sebagai Alexander III atau Alexander dari Makedonia, lahir pada tahun 356 SM di Pella, Makedonia [barat laut Tesalonika, Yunani] dan meninggal pada 13 Juni, 323 SM, Babylon [dekat Al-Ḥillah, Irak]. Dia adalah raja dari Makedonia (336–323 SM), yang menggulingkan kerajaan Persia, membawa senjata Makedonia ke India, dan meletakkan dasar bagi dunia Hellenistik dari kerajaan teritorial. Sudah menjadi subjek kisah-kisah luar biasa sejak masih hidup, dia kemudian menjadi pahlawan legenda yang kemiripan kisahnya hanya samar-samar dengan karier historis aslinya.
  Dia dilahirkan pada tahun 356 SM di Pella, Makedonia, sebagai putra Philip II dan Olympias (putri Raja Neoptolemus dari Epirus). Dari usia 13 hingga 16, dia diajar oleh Aristoteles, yang mengilhami dia dengan minat dalam filsafat, kedokteran, dan penyelidikan ilmiah. Namun, pikirannya maju melampaui perspektif gurunya yang sempit bahwa daerah non-Yunani harus diperlakukan sebagai budak. Diamanhkan sebagai penanggung jawab Makedonia (pada tahun 340) selama serangan Philip terhadap Byzantium, Alexander mengalahkan suku Maedi, orang-orang Thracia. Dua tahun kemudian, dia memerintahkan “sayap kiri” pada Pertempuran Chaeronea, di mana Philip mengalahkan negara-negara Yunani yang bersekutu, dan menunjukkan keberanian dalam menghancurkan suku suci Thebes, sebuah korps militer elit yang terdiri dari 150 pasang kekasih. Setahun kemudian Philip menceraikan Olympias, dan setelah bertengkar di sebuah pesta yang diadakan untuk merayakan pernikahan baru ayahnya, Alexander dan ibunya melarikan diri ke Epirus, dan Alexander kemudian pergi ke Illyria. Tak lama setelah itu, ayah dan anak itu didamaikan, dan Alexander kembali, tetapi posisinya sebagai pewaris terancam.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Map_Macedonia_336_BC-en.svg
  Namun, pada tahun 336, pada insiden pembunuhan Philip, Alexander diakui oleh tentara dan berhasil naik takhta tanpa perlawanan. Dia segera mengeksekusi para pangeran Lyncestis, yang diduga berada di belakang pembunuhan Philip, bersama dengan semua saingan yang mungkin dan seluruh faksi menentangnya. Dia kemudian pergi ke selatan, menemukan Thessaly yang sedang bimbang. Pada pertemuan Liga Korintus Yunani, dia ditunjuk sebagai generalissimo (komandan dari pasukan gabungan) untuk menginvasi Asia, yg direncanakan dan diprakarsai oleh Philip. Kembali ke Makedonia melalui Delphi (di mana pendeta Pythia menyatakan kalau dirinya "tak terkalahkan"), dia pergi ke Thrace pada musim semi tahun 335. Setelah memaksa Shipka Pass dan menghancurkan Triballi, dia menyeberangi Danube untuk membubarkan Getae. Berbalik ke barat, dia kemudian mengalahkan dan menghancurkan koalisi Illyria yang telah menginvasi Makedonia. Sementara itu, desas-desus tentang kematiannya telah memicu pemberontakan demokrat Theban. Negara-negara Yunani lainnya menyukai Thebes, dan orang-orang Athena, yang didesak oleh Demosthenes, memberi bantuan. Dalam 14 hari, Alexander bergerak 240 mil dari Pelion (dekat Korçë modern, Albania) di Illyria ke Thebes. Ketika orang-orang Thebes menolak untuk menyerah, Alexander masuk dan merubuhkan kota, hanya menyisakan kuil dan rumah Pindar. Enam ribu orang tewas, dan semua yang selamat dijual sebagai budak. Negara-negara Yunani lainnya takut dengan hal ini, dan Alexander mampu memperlakukan Athena dengan lemah lembut. Garnisun Makedonia ditinggalkan di Korintus, Khalkis, dan Cadmea (benteng Thebes).
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Issus_-_Alexander.jpg
  Alexander memutuskan untuk melakukan ekspedisi ke Persia. Dia tumbuh dengan gagasan itu. Selain itu, dia membutuhkan kekayaan Persia jika dia ingin mempertahankan pasukan yang dibangun oleh Philip dan membayar 500 orang bertalenta yang dia miliki. Operasi militer terhadap Athanaton, tentara keberuntungan Yunani, dan Agesilaus of Sparta, telah mengungkapkan kerentanan kerajaan Persia. Dengan kekuatan kavaleri yang baik, Alexander punya peluang mengalahkan pasukan Persia mana pun. Pada musim semi tahun 334, dia melintasi Dardanella, meninggalkan Antipater, yang sudah setia melayani ayahnya, sebagai wakilnya di Eropa dengan lebih dari 13.000 orang. Dia sendiri memerintahkan sekitar 30.000 kaki dan lebih dari 5.000 kavaleri, di antaranya hampir 14.000 adalah orang Makedonia dan sekitar 7.000 sekutu yang dikirim oleh Liga Yunani. Tentara ini terbukti luar biasa dalam kombinasi senjata yang seimbang. Banyak pekerjaan diberikan pada pemanah Crete dan Makedonia, Thracia, dan lelaki pengguna lembing Agrianian. Namun dalam pertempuran yang sedang berlangsung, pasukan yang menyerang adalah kavaleri. Jika tetap belum diselesaikan oleh kavaleri, ada phalanx infanteri kuat sejumlah 9.000 kuat, dipersenjatai dengan tombak setinggi 13 kaki dan perisai, dan 3.000 orang dari batalyon kerajaan, para penganut hipergis. Komandan kedua Alexander adalah Parmenio, yang telah mendapatkan “pijakan” di Asia Minor selama masa hidup Philip. Para tentara ditemani oleh surveyor, insinyur, arsitek, ilmuwan, pejabat istana, dan sejarawan. Sejak awal, Alexander tampaknya telah membayangkan untuk melakukan operasi tanpa batas.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Alexander
ConquestsInIndia.jpg
  Setelah mengunjungi Ilium (Troy), suatu gerakan yang diilhami oleh Homer, dia menghadapi pasukan Persia pertamanya, yang dipimpin oleh tiga satraps di Sungai Granicus (Kocabaş), dekat Laut Marmara (Mei/Juni 334). Rencana Persia adalah untuk menggoda Alexander menyeberangi sungai dan membunuhnya dari jarak dekat, dan itu hampir berhasil. Namun barisan pasukan Persia terputus, dan berakhir dengan kemenangan Alexander. Tentara bayaran Yunani milik Darius sebagian besar dibantai, tetapi 2.000 orang yang selamat dikirim kembali ke Makedonia dengan rantai. Kemenangan ini membuka Asia Minor bagian barat bagi orang-orang Makedonia, dan sebagian besar kota dengan tergesa-gesa membuka gerbang mereka. Para tiran diusir dan (berbeda dengan kebijakan Makedonia di Yunani) demokrasi ditegakkan. Alexander dengan demikian menggarisbawahi kebijakan Panhellenic-nya, yang dilambangkan dalam pengiriman 300 panopi (set baju perang) yang diambil di Granicus sebagai persembahan yang didedikasikan untuk Athena di kota Athena atas nama “Alexander putra Philip dan orang-orang Yunani (kecuali Spartan) dari kaum barbar yang mendiami Asia.” Kalimat ini, yang dikutip oleh sejarawan Yunani bernama Arrian dalam sejarah operasi militer Alexander, patut dicatat karena tidak menyebutkan referensi apa pun ke Makedonia. Namun, kota-kota tetap secara de facto berada di bawah kekuasaan Alexander, dan penunjukan Calas sebagai satrap dari Hellespontine Phrygia mencerminkan klaimnya untuk menggantikan Raja Persia yang Agung. Ketika Miletus menentang, Alexander membalasnya dengan serangan, tetapi dia menolak pertempuran laut dan membubarkan angkatan lautnya sendiri, mengumumkan bahwa dia akan mengalahkan armada Persia di darat dengan menduduki kota pesisir. Di Caria, Halicarnassus menentang dan diserang, tetapi Ada (janda dan saudari dari satrap Idrieus), mengadopsi Alexander sebagai putranya, dan setelah mengusir saudaranya Pixodarus, Alexander mengembalikannya ke daerah kekuasannya. Namun, beberapa bagian Caria bertahan hingga tahun 332.
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Alexander_cuts_the_
Gordian_Knot.jpg
  Kisahnya masih terus berlanjut, seperti dalam penaklukan Asia Minor dan Pertempuran Issus, Penaklukan Pesisir Mediterania dan Mesir, Operasi Militer ke Asia Tengah, dll.
  Pada tanggal 10 atau 11 Juni 323 SM, Alexander meninggal di istana Nebukadnezar II, di Babylon, pada usia 32 tahun. Ada dua versi kematian Alexander yang berbeda, dan rincian kematiannya sedikit berbeda di masing-masingnya. Menurut pendapat Plutarch, kira-kira 14 hari sebelum kematiannya, Alexander menjamu laksamana Nearchus, dan menghabiskan malam dan hari berikutnya minum bersama Medius of Larissa. Dia menderita demam, yang makin memburuk sampai dia tidak dapat berbicara. Para prajurit biasa, yang cemas akan kesehatannya, diberikan hak untuk membunuhnya ketika dia melambai-lambai kepada mereka dengan diam-diam. Dalam catatan kedua, Diodorus menceritakan bahwa Alexander dipenuhi dengan rasa sakit setelah menenggak semangkuk besar anggur yang tidak dicampur untuk menghormati Heracles, diikuti oleh 11 hari yang melemahkannya. Dia tidak mengalami demam dan meninggal setelah merasakan beberapa penderitaan. Arrian juga menyebut ini sebagai versi lain, tetapi Plutarch secara khusus membantah klaim ini.
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Submerge2.JPG
  Mungkin ada dari kalian yg mempertanyakan hubungannya dengan Iskandar Dzulkarnain, jadi w tulis sedikit di sini. Dalam literatur Persia Tengah (Zoroaster) sebelum kedatangan Islam, Alexander dipanggil dengan julukan gujastak, yang berarti "terkutuk", dan dituduh menghancurkan kuil-kuil dan membakar teks-teks suci Zoroastrianisme. Di Persia Islam Sunni, di bawah pengaruh Aleksander Romance (dalam bahasa Persia: اسکندرنامه Iskandarnamah), muncul penggambaran Alexander yang lebih positif. Shahnameh Firdausi ("The Book of Kings") memasukkan nama Alexander dalam barisan shah Persia yang sah, seorang tokoh mitos yang menjelajahi penjuru dunia untuk mencari Mata Air Keabadian. Kemudian para penulis Persia mengaitkannya dengan filsafat, menggambarkannya pada sebuah simposium dengan tokoh-tokoh seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles, untuk mencari keabadian.
  Sosok Dhul-Qarnayn (secara harfiah berarti "Yang Bertanduk Dua") yang disebutkan dalam Al-Quran diyakini oleh para ahli didasarkan pada legenda Alexander, walau yang menentang juga tak sedikit. Dalam tradisi ini, dia adalah tokoh heroik yang membangun tembok untuk bertahan melawan bangsa Ya’juj dan Ma’juj. Dia kemudian melakukan perjalanan dunia yang dikenal untuk mencari Air Kehidupan dan Keabadian, akhirnya menjadi seorang nabi.

List Iskandar di nasuverse




















Singularity Point F - Fuyuki

Singularity Point F – Fuyuki: The Contaminated City in Flames Translated from: http://www.fgostory.blogspot.com/p/main-story.html Sou...

Popular Posts